Kisah Lima Opu Daeng dari Tanah Bugis

- Publisher

Selasa, 29 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Phinisi Bugis. Foto: Istimewa

Kapal Phinisi Bugis. Foto: Istimewa

Opu Daeng Marewah

Malam Opu Daeng Marewah. Foto: siunthel.blogspot.co.id

Seperti yang diketahui, Opu Daeng Marewah bersama empat saudaranya telah berhasil membantu kerajaan-kerajaan yang membutuhkan pertolongan.

Salah satunya adalah menolong Raja Sulaiman yang saat itu adiknya di rebut oleh Sultan Abdul Jalil Rahmat Shah dari Kerajaan Siak. Atas kesuksesan tersebut, Opu Daeng Marewah diangkat sebagai Yang Dipertuan Muda I Johor-Riau atau setara dengan perdana menteri.

Setelah penobatan Sultan Sulaiman sebagai Sultan Johor-Riau, dilakukan jugalah pelantikan terhadap Opu Daeng Marewah sebagai Yang Dipertuankan Muda I. Dalam penobatan tersebut juga dilakukan sumpah setia antara Melayu dan Bugis.

BACA JUGA:  Cemburu Buta, Suami Tega Bacok Tangan dan Kaki Istri hingga Putus

Opu Daeng merewa memiliki gelar Kelana Jaya Putera dan memiliki seorang istri bernama Tun Cik Ayu. Masa jabatan Opu Daeng Marewah sebagai Yang Dipertuankan Muda I Johor-Riau dimulai 1721 M hingga 1728 Masehi. Pada tahun 1728 M Opu Daeng Merewah wafat ketika melakukan inspeksi ke Pulau Pitung dan dimakamkan di Kota Rebah, Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Viral! Kisah Janda 40 Tahun Dipinang Duda, Mahar Rp100 Juta

Opu Daeng Celak

Makam Opu Daeng Celak. Foto: tempatwisata.pro

Seperti empat saudara yang lainnya, Opu Daeng Celak juga memiliki peran dalam membantu Sultan Sulaiman.

Atas keberhasilan beliau dan empat saudaranya dalam menyelamatkan adik Sultan Sulaiman, Beliau dinikahkan dengan adik Sultan Sulaiman yang bernama Tengku Mandak.

Setelah Opu Daeng Marewah wafat, Opu Daeng Celak diangkat menjadi Yang Dipertuankan Muda II Johor-Riau. Opu Daeng Celak merupakan panglima perang yang berani dan pandai dalam mengatur strategi sehingga disaat pemerintahan beliau daerah Johor-Riau semakin disegani.

BACA JUGA:  Mengenal Pulau Tujuh, Bom Waktu Konflik Antara Kepri dan Bangka Belitung

Dibawah kepemimpinan beliau jugalah, Opu Daeng Celak memerintahkan penduduk Riau untuk menanam lada hitam dan gambir. Karena itulah pelabuhan Riau semakin maju dan ramai dikunjungi para pedagang.

Masa jabatan Opu Daeng Celak sebagai Yang Dipertuankan Muda II dimulai dari tahun 1728 M hingga 1745. Pada tahun 1745 beliau wafat dan dimakam di Kota Lama, Kepulauan Riau.

Berita Terkait

Anggota TNI AU Tewas, Diduga Dianiaya Senior di Mess Lanud
Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Tiga Anak Natuna Lolos PKN STAN 2026, Bupati Cen Sui Lan: Anak-Anak Kita Hebat Sekali!
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta
Natuna Masuk Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Waspada hingga Awal 2027
Cen Sui Lan Lantik 16 PNS Baru, Ingatkan Sumpah Jabatan hingga Tanggung Jawab Akhirat
29 Mahasiswa Batam Kuliah di ITB Lewat Beasiswa Pemko, Firmansyah Terima Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:36 WIB

Anggota TNI AU Tewas, Diduga Dianiaya Senior di Mess Lanud

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 11:24 WIB

Tiga Anak Natuna Lolos PKN STAN 2026, Bupati Cen Sui Lan: Anak-Anak Kita Hebat Sekali!

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur

Sabtu, 7 November 2026 - 08:33 WIB

Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Berita Terbaru