Bagaimanapun pada akhirnya, kata halo menyingkirkan ahoy pada permulaan percakapan telepon.
Popularitas Kata “Halo”
Kata “halo” mendulang popularitas dalam dunia percakapan setelah tahun 1878. Demikian diterangkan dalam ScienceABC.
Namun, komik strip Mark Twain pada 1880 yang berjudul A Telephonic Conversation adalah literatur pertama yang menyebutkan kata “halo” untuk konteks menyaut via telepon. Selain itu, sebuah pertemuan antara para perusahaan telepon pada 1880 di New York juga memperlihatkan kesan positif atas pidato ketuanya yang memuat pesan tunggal berupa “Hello”.
Berikutnya, kata hello (halo) direkam sebagai penanda bahwa komunikasi via telepon telah tersambung.
Dahulu, ada pula operator telepon perempuan disebut sebagai “hello girls”. Sebuah komik strip dari Mark Twain pada 1889 yang bertajuk A Connecticut Yankee in King Arthur’s Court pernah menampilkan para operator ini.
Para operator “hello girls” bilingual (berbahasa Prancis dan Inggris) bekerja sebagai operator switchboard pada Perang Dunia 1 untuk meningkatkan kualitas komunikasi. (RP/DETIKCOM)

















