INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (pemko) Tanjungpinang mulai menyosialisasikan rencana pembangunan penataan pedagang kuliner yang akan dibangun di kawasan Bintan Center, Selasa (13/12/2022) di gedung Nahdatul Ulama Tanjungpinang, Kepri.
Sosialisasi yang dipaparkan Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dan Plt Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, M. Irfan tersebut, diikuti sejumlah pemilik rumah toko (ruko) yang ada di kawasan Bintan Center.
Wali Kota Rahma mengatakan, sosialisasi ini dilakukan karena dari belakang Lotus hingga ke patung Bundaran Naga akan dibangun pusat kuliner dengan konsep hampir mirip Malioboro, Yogyakarta.
“Pusat kuliner ini kami lakukan untuk menghidupkan pertokoan yang ada di kawasan Bintan Center,” ungkapnya.
BACA JUGA :
Kelurahan Tanjungpinang Kota Masuk 25 Kandidat Penerima Award Desa Cantik 2022
Menurutnya, pembangunan pusat kuliner tersebut akan dibangun dalam waktu dekat. Oleh karena itu, untuk memiliki kesepakatan bersama pihaknya melakukan sosialisasi tersebut.
“Tahap lelang sedang dilakukan. Mungkin dalam waktu dekat akan dibangun,” tuturnya.
Ia menambahkan, aktivitas kuliner ini hanya berlangsung dari sore hingga malam hari.
“Dari pukul 17:00 WIB sampai malam saja. Sedangkan pagi dan siang harinya aktifitas tetap normal seperti biasanya,” ujarnya.
Rahma menambahkan, untuk gerobak, kursi dan meja akan disediakan pemko Tanjungpinang dengan memiliki warna yang serupa, sehingga lebih mengedepankan estetika keindahan. Pusat kuliner ini nantinya akan dikelola BUMD Tanjungpinang.
“Untuk itu jangan khawatir sampah-sampah. Nanti akan dikelola BUMD,” imbuhnya.
Sedangkan pedagang-pedagang yang akan berjualan di pusat kuliner ini, tambah dia akan dipertimbangkan sesuai dengan persyaratan yang disepakati nantinya. Seperti anak-anak muda, atau melihat ke depanya seperti apa terlebih dahulu.
“Pada intinya pusat kuliner ini dibuat dengan konsep ngopi santai, dan tidak bikin semrawut,” katanya. (DI)

















