Para gadis itu sudah mulai akan dikurung di rumah, diberi makanan daging sapi dan bubur milet. Tak hanya itu, agar memiliki tubuh yang gemuk, mereka akan diberikan minum susu. Bagi Suku Banyankole, standar kecantikan adalah tubuh yang gemuk.
Saat buah dada mulai membesar, orangtua para gadis itu akan mengingatkan untuk tidak melakukan hubungan seks. Nilai dari keperawanan sangat tinggi dijunjung Suku Banyankole.
Apabila mereka melanggar aturan keperawanan itu, ada dua pilihan hukuman dari masyarakat, yaitu hukuman mati atau akan dikucilkan dari tengah masyarakat.
Bagi calon pengantin pria, sang ayah lah yang memiliki tugas untuk mencarikan calon istri.
Tak hanya itu, sang ayah juga yang mempersiapkan mahar. Mahar-mahar itu berupa sapi, kambing, pot bir dan lain sebagainya. Tergantung seberapa kata calon istri dari anaknya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















