Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?

- Publisher

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paspor Indonesia. Foto: Istimewa

Paspor Indonesia. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kekuatan paspor negara-negara ASEAN menunjukkan adanya kesenjangan mobilitas internasional yang cukup signifikan antara satu negara dengan lainnya.

Data terbaru Henley Passport Index 2025, yang disusun berdasarkan akses perjalanan internasional dan informasi visa dari asosiasi penerbangan global, memperlihatkan perbedaan mencolok dalam jumlah destinasi bebas visa yang dapat diakses warga tiap negara.

Singapura menempati posisi teratas sebagai negara dengan paspor terkuat di ASEAN. Warga Negeri Singa dapat memasuki 193 negara tanpa visa, menjadikannya salah satu paspor paling kuat di dunia.

Kemudahan mobilitas tersebut tidak hanya bermanfaat untuk perjalanan wisata, tetapi juga membuka peluang lebih luas dalam pendidikan, bisnis, hingga kerja sama internasional.

BACA JUGA:  Sembilan Orang Tewas Ditembak di Mall di Texas Amerika Serikat

Di posisi kedua terdapat Malaysia dengan akses bebas visa ke 181 negara. Sementara Brunei Darussalam berada di peringkat ketiga dengan 164 negara tujuan tanpa pengurusan visa terlebih dahulu.

Berbeda dengan negara-negara tersebut, beberapa anggota ASEAN lainnya memiliki akses yang jauh lebih terbatas. Indonesia, misalnya, berada di posisi keenam dengan akses bebas visa ke 73 negara.

Meski meningkat dalam beberapa tahun terakhir, kekuatan paspor Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Berikut peringkat lengkap kekuatan paspor negara ASEAN pada 2025:

BACA JUGA:  Ngeri! Varian Corona India yang Ganas Menyebar ke 49 Negara

1. Singapura – 193 negara
2. Malaysia – 181 negara
3. Brunei Darussalam – 164 negara
4. Thailand – 82 negara
5. Filipina – 79 negara
6. Indonesia – 73 negara
7. Kamboja – 57 negara
8. Vietnam – 55 negara
9. Laos – 52 negara
10. Myanmar – 47 negara

Data tersebut menunjukkan selisih yang cukup jauh antara negara dengan akses terbaik dan negara dengan akses paling terbatas. Rentangnya bahkan mencapai lebih dari 140 negara, menegaskan adanya ketimpangan nyata dalam kemudahan mobilitas di kawasan ASEAN.

Perbedaan kapasitas paspor ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari hubungan diplomatik, stabilitas politik, kesepakatan bilateral, hingga kerja sama internasional yang dijalin tiap negara. Kemudahan akses bebas visa bukan hanya soal jalan-jalan ke luar negeri, tetapi turut menentukan peluang warganya untuk belajar, membuka usaha, bahkan membangun jaringan kerja sama global.

BACA JUGA:  Negara Mungil Ini Bakal Jadikan Kripto Mata Uang Resmi

Dengan dinamika hubungan internasional yang terus berkembang, kekuatan paspor negara-negara ASEAN kemungkinan akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Namun, hingga 2025, Singapura tetap menjadi pemegang paspor terkuat di kawasan, sementara sebagian negara lain masih perlu memperluas kerja sama agar mobilitas warganya semakin terbuka.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Berita Terbaru