Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

- Publisher

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Banjir melanda enam negara bagian di Malaysia, memaksa ribuan warga mengungsi setelah air merendam permukiman, fasilitas umum, hingga kawasan pendidikan. Situasi ini dipicu hujan deras yang berlangsung sejak pertengahan Desember serta meluapnya sejumlah sungai utama.

Pada Kamis (18/12/2025) pagi, beredar video dari Gua Musang, Kelantan, yang memperlihatkan air banjir masuk ke rumah-rumah warga. Dalam rekaman tersebut, genangan terlihat meningkat dengan cepat meski tidak disertai hujan lebat saat kejadian.

Melansir The Straits Times, warga setempat menduga air berasal dari Sungai Lebir yang meluap. Kondisi serupa juga terjadi di Kuantan, Pahang, di mana warga membagikan video yang menunjukkan air banjir menggenangi ruang rumah mereka.

BACA JUGA:  Israel Temukan Masjid Tertua di Dunia, Posisi Bangunan Menghadap Kabah

Sejumlah barang rumah tangga seperti tabung gas, kotak pendingin, dan perabot terlihat mengapung terbawa arus. Air bahkan dilaporkan mencapai setinggi pinggang, memaksa warga menyelamatkan diri ke pusat penampungan sambil membawa barang-barang penting.

Dampak banjir juga dirasakan di sektor pendidikan. Universiti Islam Pahang Sultan Ahmad Shah dilaporkan terendam akibat hujan deras sejak 17 Desember. Sebanyak 135 mahasiswa harus dievakuasi ke masjid kampus yang berada di dataran lebih tinggi demi keselamatan.

BACA JUGA:  Di Bawah Pendudukan Armenia, Masjid Berubah Jadi Kandang Babi

Sementara itu, banjir di Terengganu terus meluas hingga wilayah Dungun dan Kemaman. Lebih dari 900 warga terpaksa mengungsi, sementara enam sungai di negara bagian tersebut masih berada di atas ambang bahaya.

Berdasarkan data Badan Nasional Pengurusan Bencana Malaysia per Kamis (18/12/2025), jumlah pengungsi di enam negara bagian terdampak mencapai 9.261 orang. Wilayah yang terdampak meliputi Pahang, Terengganu, Johor, Selangor, Kelantan, dan Sarawak.

BACA JUGA:  Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Padang Arafah

Sebanyak 75 pusat penampungan sementara telah dibuka untuk menampung warga terdampak. Pahang menjadi wilayah paling parah dengan 8.126 pengungsi yang tersebar di 55 pusat penampungan aktif. Disusul Terengganu dengan 691 orang, Johor 347 orang, Selangor 47 orang, Kelantan 18 orang, dan Sarawak empat orang.

Pemerintah Malaysia terus memantau perkembangan banjir dan mengerahkan bantuan darurat guna memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru