Chip ini menjadi system on chip pertama Apple untuk smartphone yang menggunakan proses 3nm. Chip ini digadang-gadang akan mampu memberikan penghematan signifikan dalam penggunaan energi. Pasalnya, TSMC akan menggunakan metode baru dalam memproduksi prosesor ini. Namun, harus diingat bawah harganya lebih mahal.
Menurut rumor, pemrosesan 3nm akan jauh lebih mahal dibandingkan teknologi saat ini. Oleh karenanya, ditaksir akan ada kenaikan harga 25 persen pada iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Ultra dibandingkan pendahulunya, yang sama-sama versi premium dari iPhone.
BACA JUGA :
iPhone 15 Dirumorkan Punya Kamera Gahar Dibanding Pendahulunya
TSMC mulai memanufaktur chip pertama dengan teknologi baru ini dua minggu lalu. Perusahaan Taiwan ini mulai bergabung dengan Samsung dalam memproduksi chip berteknologi 3nm. MacBook Pro generasi baru 14 inci dan 16 inci yang dirilis musim semi ini bakal menjadi perangkat Apple pertama dengan chip ini.
Tentang iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Ultra
iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Ultra akan menjadi iPhone pertama dengan sasis titanium yang meningkatkan ketangguhannya. Hal ini juga yang kemungkinan membuat harga kedua iPhone premium ini lebih mahal dibanding versi sebelumnya memakai casing aluminium.
Selain itu, iPhone 15 versi premium juga akan menjadi iPhone pertama yang didukung lensa periskop. Seperti model premium Android, dengan lensa periskop, perangkat ini bakal menjadi lebih mahal dibandingkan pendahulunya.
Harga iPhone di Batam Bulan Desember 2022, Mulai dari Rp3,6 Juta
RAM yang dipakai di iPhone 15 Pro dan Ultra juga akan membuatnya jadi lebih mahal dibandingkan iPhone 14 Pro series. Pasalnya iPhone 15 Pro dan Ultra digadang-gadang memakai jenis LPDDR5. Selain itu, iPhone 15 Pro dan Ultra juga akan didukung port USB Type C yang menawarkan kemampuan Thunderbolt. (RBP)
Halaman : 1 2

















