Pemerintah Pusat Biaya Survei Kedalaman Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

- Publisher

Selasa, 31 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Batam-Bintan. Foto: PUPR

Jembatan Batam-Bintan. Foto: PUPR

INIKEPRI.COM – Pemerintah Pusat akan membiayai soil investigation (survei kedalaman) jembatan Batam-Bintan (Babin) yang dibangun di Provinsi Kepulauan Riau dengan nilai sebesar Rp50 miliar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dilansir dari ANTARA menyebutkan, nantinya ada 20 lokasi yang akan dilakukan survei kedalaman terlebih dahulu sebelum pembangunan jembatan tersebut.

“Saat ini kami masih persiapan untuk 20 lokasi soil investigation dan itu butuh waktu sekitar 10 sampai 11 bulan, itu dibiayai oleh pemerintah pusat sebesar Rp50 miliar. Awalnya dibebankan kepada kami, tapi karena kami tidak punya uang, maka akhirnya pemerintah pusat yang membiayai,” ujar Ansar di Batam Kepulauan Riau, Senin 30 Januari 2023.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Tinjau Langsung Lokasi Pembangunan BLK Karimun

Ansar menjelaskan, setelah survei kedalaman sudah selesai, maka dilakukan tahap selanjutnya yaitu pembangunan fisik jembatan dapat dimulai.

“Nanti ketika semua urusan sudah selesai, kami akan segera lakukan peletakan batu pertama bersama bapak Presiden,” katanya.

BACA JUGA :

BACA JUGA:  Ansar - Nyanyang Gelar Kampanye di Kelarik, Diguyur Hujan Tetap Semangat

Jembatan Babin! AIIB Bangun Jembatan dari Kabil ke Pulau Tanjung Sauh

Untuk pembangunan fisik jembatan secara keseluruhan, Ansar memperkirakan memakan waktu 2 hingga 3 tahun dengan menelan biaya investasi sebesar Rp14,3 triliun.

Jembatan Batam-Bintan direncanakan akan dibangun sepanjang 14,74 kilometer (Km) yang terbagi menjadi 7,68 jembatan dan 7,06 jalan tol.

Adapun pembagian pembiayaannya mencakup 7,98 km untuk porsi Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) (Pulau Bintan-Pulau Tanjung Sauh) dan 6,76 Km untuk porsi dukungan pemerintah (Pulau Tanjung Sauh-Pulau Batam) yang akan bersumber dari pinjaman luar negeri.

BACA JUGA:  Duh, Ratusan Sapi di Batam Diduga Mengidap PMK

Skema pembiayaan pembangunan jembatan ini tercantum dalam Final Business Case yang telah disusun oleh Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan.

Sementara itu, proses konsiliasi antara pemerintah dengan para pemilik lahan sudah hampir selesai, hanya tinggal 1 persil lahan lagi yang masih belum terselesaikan.

“Itu akan segera kami selesaikan permasalahannya,” ujar Ansar. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Berita Terbaru