Badai PHK Startup Masih Berpotensi Terjadi, Ini Alasannya

- Publisher

Rabu, 1 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sejumlah asosiasi di bidang digital menilai fenomena badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan rintisan (startup) masih berpotensi terjadi pada 2023 mengingat kondisi global belum sepenuhnya membaik.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan bersama Indonesia (AFPI), Adrian Gunadi mengatakan faktor utamanya adalah risiko inflasi maupun resesi global yang mungkin dapat terjadi tahun ini.

“Inflasi dan bayang-bayang resesi global yang diprediksi akan menghantam 2023 ini sangat memungkinkan menjadi alasan perusahaan startup mengambil ancang-ancang sehingga melakukan efisiensi,” Kata Adrian melansir ANTARA, 31 Januari 2023.

Mantan Vice Chairman Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) ini menjelaskan bahkan perusahaan raksasa seperti Amazon pun perlu melakukan efisiensi dengan cara PHK untuk menjaga profit dan keseimbangan perusahaan.

BACA JUGA:  Pesepeda Dilarang Berdampingan Lebih dari 2 di Jalan Raya

Oleh karena itu, Adrian Gunadi menyarankan agar para pekerja startup untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian agar mampu dipertahankan perusahaan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo), Handito Joewono mengatakan efisiensi ini sejatinya sudah direncanakan bertahun-tahun sebelumnya, tetapi tidak dilakukan karena berbagai alasan, termasuk pandemi COVID-19.

“Itu fenomena gunung es saja, ini sudah lama mereka tahan-tahan karena sebenarnya untuk PHK ribuan pekerja dapat mencoret nama perusahaan, namun mau tidak mau akhirnya harus dilakukan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Mobil Ferrari yang Bodinya Penuh Coretan, Ini Ceritanya

Ekspektasi perusahaan startup digital yang terlalu besar beberapa tahun belakangan telah membuat banyak platform melakukan ekspansi dan merekrut lebih banyak pekerja. Namun pada kenyataannya permintaan pasar yang tidak sesuai harapan membuat perusahaan merugi.

“Salah satu contohnya Metaverse, respon pasar pada saat itu sangat baik, banyak yang memuji, namun meski begitu pada kenyataannya sedikit sekali pasar yang mau membeli, padahal mereka sudah terlanjur melakukan ekspansi besar-besaran,” ujar Handito.

Meski begitu, menurut Handito, bukan berarti industri teknologi digital semakin hari kian menurun, karena hal ini siklus yang wajar terjadi dalam bisnis.

BACA JUGA:  Ternyata Ini Lho Resep Bahagia Seumur Hidup

Handito pun memberikan solusi kepada pekerja di bidang teknologi untuk banting setir merintis bisnis sendiri di bidang digital, dengan salah satu bidang yang berprospek baik adalah ekspor digital.

Sebelumnya perusahaan startup seperti Shopee, SiCepat, Sayurbox, Ruangguru, Sirclo, Ula, hingga Carousell melakukan PHK terhadap ratusan karyawan. Termasuk grup JD.ID yang segera menghentikan kegiatan operasional di Indonesia.

Beberapa perusahaan digital raksasa dunia turut melakukan PHK massal, diantaranya Google (12.000 pekerja), Amazon (10.000 pekerja), Meta (11.000 pekerja), hingga Microsoft (1.000 pekerja). (DI/ANTARA)

Berita Terkait

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya
DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar
iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru
ARTOTEL Batam Usung Konsep “Stay with Purpose”, Tawarkan Pengalaman Menginap Berkelanjutan
Kamera iPhone Makin Canggih? Apple Pertimbangkan 200 MP
Bingung Pilih Puasa? Dahulukan Qadha atau Syawal, Ini Jawabannya
THR dan Uang Baru: Simbol Kesucian di Hari Raya Idulfitri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:26 WIB

Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya

Selasa, 7 April 2026 - 07:21 WIB

DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar

Jumat, 3 April 2026 - 08:00 WIB

iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:07 WIB

ARTOTEL Batam Usung Konsep “Stay with Purpose”, Tawarkan Pengalaman Menginap Berkelanjutan

Berita Terbaru