Hal tersebut juga harus didukung dengan sejumlah hal yang wajib dilakukan untuk mempererat sifat tobat yang dilakukan ini. Diantaranya adalah bayangkan saat itu sedang diwafatkan oleh Allah.
Maka hal tersebut dapat mendorong seseorang untuk tidak melakukan perbuatan yang sekiranya akan merugikan diri pribadi. Serta juga dapat menghentikan seketika perbuatan jika ingin melakukan maksiat setelahnya bergaulah dengan orang-orang soleh. Serta menghindari berbagai lingkungan yang sekiranya membawa pengaruh negative.
Sementara untuk cara terakhir adalah dengan mengoptimalkan salat. Lalu melakukan latihan puasa, dengan hal tersebut dipastikan seseorang merasa sangat sayang untuk melakukan berbagai tindakan maksiat. Karena hanya akan merugikan dirinya pribadi. (RBP)

















