Masuk Islam, Pendeta Katolik Terkemuka di AS Picu Kehebohan

- Publisher

Selasa, 28 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilarion Heagy, dari imam Ortodoks Rusia kemudian menjadi pendeta Katolik di Amerika Serikat dan kini masuk Islam. Foto: Twitter @IlmFeed

Hilarion Heagy, dari imam Ortodoks Rusia kemudian menjadi pendeta Katolik di Amerika Serikat dan kini masuk Islam. Foto: Twitter @IlmFeed

INIKEPRI.COM – Seorang pendeta Katolik terkemuka di Amerika Serikat (AS) yang bernama Hilarion Heagy, memicu kehebohan di komunitas gereja setelah mengumumkan keputusannya masuk Islam.

Heagy yang menetap di California, sebelumnya merupakan seorang imam Ortodoks Rusia.

Ia lantas bergabung dengan Antiochian Orthodox Church (Gereja Ortodoks Antiokhia) sekitar tahun 2003 sebelum beralih ke Eastern Catholic Church (Gereja Katolik Timur) pada tahun 2007.

Dia lulus dari Holy Resurrection Monastery (Biara Kebangkitan Suci) di St Nazianz di Wisconsin untuk menjadi pendeta Katolik Bizantium dan baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mendirikan Eastern Christian Monastery (Biara Kristen Timur) di California.

BACA JUGA:  WHO: Virus Corona Mungkin Tidak Akan Pernah Hilang & Bakal Jadi Endemik

BACA JUGA :

Anggota Polwan Ditindih Pendeta, Panik Saat Digerebek

Akan tetapi, dalam posting blognya sendiri, Heagy yang kini menggunakan nama Said Abdul Latif mengatakan: “Setelah puluhan tahun merasa tertarik pada Islam dalam berbagai tingkatan, saya akhirnya memutuskan untuk mengambil risiko.”

“Agar hal ini terjadi, bagaimanapun, diperlukan langkah fisik dan teratur, karena saya tinggal di biara Katolik. Seseorang tidak bisa menjadi pendeta dan biarawan secara terbuka, dan seorang Muslim secara pribadi,” lanjut dia, seperti dikutip Middle East Monitor, Senin (27/2/2023).

Dia menggambarkan konversinya sebagai “Kembali ke Timur” dan kembali ke “identitas primordialnya”. Dia juga memberikan penjelasan tentang konversinya itu dengan mengutip , memberikan penjelasan dengan mengutip Al-Qur’an Surah Al-A’raf Ayat 172.

BACA JUGA:  Edan! Pria Ini Ceraikan Istrinya demi Nikahi Anak Kandung yang Dihamilinya

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), ‘Bukankah Aku ini Tuhanmu?’ Mereka menjawab, ‘Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi’. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini,” bunyi terjemahan dalil Al-Qur’an tersebut yang dikutip Heagy.

Dia lebih lanjut mengonfirmasi tentang statusnya yang kini menjadi mualaf.

BACA JUGA:  Kini Wanita Diizinkan Haji dan Umrah Tanpa Mahram

BACA JUGA :

Pendeta di Prancis Nikahi Pasangan Sesama Jenisnya di Gereja

“Karena alasan inilah para mualaf sering tidak berbicara banyak tentang ‘konversi’ seperti mereka berbicara tentang ‘kembali’ ke Islam—keyakinan primordial kita. Sebuah proses panjang untuk Kembali,” tulis dia dalam blognya.

Menanggapi entri blog tersebut, sebuah artikel baru-baru ini oleh Catholic.com berjudul “Sad Journey of the ‘Muslim Priest” menyebutkan bahwa berita tentang penerimaan mantan pendeta itu terhadap Islam juga mendapat reaksi beragam di media sosial, di mana umat Islam menyambutnya dan beberapa orang Kristen menghakiminya karena “apostatising”. (RP/SINDONEWS)

Berita Terkait

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Jumat, 25 September 2026 - 08:12 WIB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terbaru