KKP Batam Tingkatkan Kewaspadaan Masuknya Virus Flu Burung

- Publisher

Rabu, 1 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas I Batam meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya orang dari luar negeri ke Indonesia melalui Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas I Batam meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya orang dari luar negeri ke Indonesia melalui Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pasca temuan kematian seorang remaja 11 tahun di Kamboja yang diduga terinfeksi virus flu burung H5N1, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas I Batam meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya orang dari luar negeri ke Indonesia melalui Batam.

“Kalau pengetatan secara langsung belum, misalnya seperti melakukan pemeriksaan kepada setiap yang masuk. Tapi kami sudah meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan orang-orang yang datang apabila terlihat bergejala terinfeksi flu burung,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi (PKSE) Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, Romer Simanungkalit, dilansir dari ANTARA, Selasa 28 Februari 2023.

BACA JUGA:  Amour Studio Hadir di Windsor, Ajak Warga Membudayakan Olahraga

BACA JUGA :

Jangan Lepas Masker saat Jumpa Teman, Tren Penularan dari Orang Dekat Meningkat!

KKP, kata dia, juga sudah mendapat surat edaran dari Kementerian Kesehatan untuk melakukan pengawasan di pintu masuk dan keluar pelabuhan internasional yang ada di Batam.

Pengawasan yang dilakukan oleh KKP Batam di pintu masuk dan keluar pelabuhan internasional kata dia, saat ini masih bersifat umum hanya melakukan pengawasan.

BACA JUGA:  Hari Ini, Cen Sui Lan Cek Progres Pembangunan Pasar Baru di Tanjungpinang

Namun dia menegaskan bahwa untuk kesiapsiagaan, pihaknya cukup siap karena sudah memiliki pengalaman saat melakukan pengawasan terhadap COVID-19.

“Kesiapan kami cukup, apalagi kita pernah menangani COVID-19. Tidak ada kesiapan khusus untuk itu tapi kami masih melakukan pengawasan untuk COVID-19. Untuk SDM (sumber daya manusia) kami juga memadai,” kata dia.

BACA JUGA:  KKP Batam Catat 727 Kru Kapal Terkonfirmasi Positif COVID-19

BACA JUGA :

Polsek KKP Kawal Keberangkatan 30 PMI ke Malaysia Melalui Pelabuhan Internasional Batam Center

Dia menjelaskan, flu burung H5N1 biasanya memiliki gejala seperti demam, batuk, dan pilek. Nantinya jika ditemukan pada pintu kedatangan orang dengan gejala tersebut akan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sampai sekarang masih aman, kami belum menemukan gejala itu pada orang yang masuk,” katanya. (RP/ANTARA)

Berita Terkait

Pemko Batam Perketat Pengawasan Tambang Pasir di Nongsa, Jaga Lingkungan dan Tata Ruang
BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi
Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan
Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam
232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara
Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:36 WIB

Pemko Batam Perketat Pengawasan Tambang Pasir di Nongsa, Jaga Lingkungan dan Tata Ruang

Senin, 4 Mei 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:30 WIB

Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan

Senin, 4 Mei 2026 - 07:14 WIB

Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara

Berita Terbaru