Ukur Efektivitas Pemerintahan Daerah, Kemendagri Sempurnakan ITKPD

- Publisher

Minggu, 12 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo. Foto: Kemendagri

Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo. Foto: Kemendagri

INIKEPRI.COM – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menyempurnakan metode pengukuran indeks tata kelola pemerintahan daerah (ITKPD).

ITKPD merupakan bagian dari indeks yang diinisiasi Kemendagri untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

BACA JUGA :

Kemendagri: SIPD Satukan Data dan Proses Tata Kelola Pemerintahan Daerah Lebih Efektif, Efesien dan Akuntabel

Dalam perkembangannya, indeks tersebut telah melakukan uji coba pengukuran terhadap 34 Provinsi di Indonesia.

“Penyusunan ITKPD telah dikembangkan sejak Oktober 2021 dan diharapkan dapat diselesaikan 2023. Kami telah melakukan uji coba pengukuran ITKPD terhadap 34 provinsi,” kata Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/3/2023).

BACA JUGA:  Indonesia Berkomitmen Bangun Kota Cerdas

Yusharto menuturkan, untuk nilai ITKPD di 34 provinsi yang paling tertinggi Kaltim, Jatim, DIY, Sumsel, Kalsel, dan Kepri yang lima terbaik, sementara lima terendah, yakni Maluku, Papua Barat, NTT, Maluku Utara, dan Bengkulu.

Kendati telah melakukan uji coba pengukuran terhadap 34 provinsi, Yusharto mengaku pihaknya bersama tim kemitraan masih perlu melakukan beragam penyempurnaan, salah satunya perbaikan terhadap metodologi pengukuran ITKPD.

BACA JUGA:  Kemendagri Lakukan Langkah Strategis Percepat Realisasi APBD Sejak Awal Tahun

Dengan demikian, hasil pengukuran ITKPD dapat lebih dipertanggungjawabkan kevalidannya.

“Pengujian baru dilakukan sekali, namun dapat diketahui apabila sudah dilakukan dua kali, tiga kali (uji coba) sehingga kita melihat kevalidan dari metodologi maupun cara-caranya (pengukuran ITKPD),” katanya.

Yusharto menyatakan, ITKPD tidak membuat data primer sendiri, melainkan menggunakan data indeks yang dimiliki kementerian/lembaga (K/L) lainnya.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Kemendagri Pengendalian Inflasi dan Kesehatan Masyarakat

“Kami mengambil data yang sudah tersedia selama ini, kami tidak membuat data primer kita hanya mengadopsi berbagai indeks yang sudah ada selama ini,” katanya.

Yusharto menambahkan, guna melengkapi data ITKPD agar lebih komprehensif, pihaknya mengaku telah menggelar rapat konsultasi lintas K/L untuk membahas pemetaan indikator ITKPD.

“Kami berharap setiap masukan dari K/L dapat menyempurnakan penyusunan ITKPD ke depannya sehingga dapat benar-benar mengukur penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya. (RBP)

Berita Terkait

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota
Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern
Bupati Natuna Ajak Lansia Terapkan Pola Makan Sehat, Soroti Bahaya Gula Berlebih
Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia
Cen Sui Lan Luncurkan Bantuan Pangan Tahap II di Natuna, Distribusi Dipastikan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Kamis, 16 April 2026 - 14:50 WIB

Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026

Kamis, 16 April 2026 - 07:25 WIB

Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern

Kamis, 16 April 2026 - 07:00 WIB

Bupati Natuna Ajak Lansia Terapkan Pola Makan Sehat, Soroti Bahaya Gula Berlebih

Berita Terbaru