Iklim Usaha Belum Menentu, KADIN Minta Pemerintah Kurangi Kebijakan Populis

- Publisher

Rabu, 5 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Kadin Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri KADIN Shinta W. KAMDANI. Foto: Dok. KADIN

Wakil Ketua Kadin Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri KADIN Shinta W. KAMDANI. Foto: Dok. KADIN

INIKEPRI.COM – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengungkap bahwasanya pelaku usaha masih cenderung berhati-hati untuk melakukan investasi sepanjang 2023.

Wakil Ketua KADIN Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta W. Kamdani dilansir dari BISNIS.COM menyebutkan, pelaku usaha dan investor sudah memiliki banyak faktor yang membuat mereka tidak berani untuk berinvestasi pada tahun ini lantaran iklim usaha yang dinilai tidak kondusif untuk ekspansi usaha sebagai akibat dari berbagai kebijakan pengetatan moneter, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

BACA JUGA:  Tumbuh 5,17 Persen, Ekonomi Indonesia Lebih Baik Dibandingkan Negara Maju

BACA JUGA :

Kadin: Imbauan Pemberian THR Lebih Awal Mesti Dilihat dari Dua Sisi

Selain iklim usaha, gejolak pasar komoditas global yang masih persisten, ditambah potensi dampak negatif dari manuver-manuver kebijakan populis di tahun politik ini membuat mereka menjadi lebih berhati-hati.

“Seluruh faktor ini menyebabkan pelaku usaha dan investor cenderung berhati-hati dalam berinvestasi, bahkan wait and see dalam memutuskan untuk merealisasikan rencana investasi,” kata Shinta Rabu (5/4/2023).

BACA JUGA:  Kadin: Imbauan Pemberian THR Lebih Awal Mesti Dilihat dari Dua Sisi

Shinta menjelaskan, pihaknya tidak bisa memperkirakan apakah iklim usaha di Indonesia akan terus kondusif atau tidak, dan apakah investasi saat ini akan bisa memberikan keuntungan sesuai dengan yang direncanakan atau dikalkulasikan.

Oleh karena itu, dia menilai sangat penting bagi pelaku usaha agar pemerintah mampu meminimalisir munculnya kebijakan-kebijakan populis, inkonsistensi kebijakan, khususnya pada implementasi kebijakan di lapangan, dan terus fokus pada agenda reformasi struktural nasional.

BACA JUGA:  Pertamax Turbo hingga Dex Naik, Ini Daftar Harga BBM Terbaru

BACA JUGA :

Promosi Investasi BBK Murah ke USA, Kadin Kepri Hasilkan 4 Kesepakatan Bisnis Dagang dan Investasi

“Kalau sinyal-sinyal dari pemerintah terkait dengan konsistensi reformasi struktural dan implementasi kebijakan bisa diperkuat, ini akan menciptakan confidence berinvestasi yang lebih tinggi untuk pelaku usaha dan investor,” ujarnya. (RP/BISNIS)

Berita Terkait

Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam
IHSG Anjlok 1,22 Persen ke Level 5.373, Investor Cermati Agenda Ekonomi Global
Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul
Kabar Baik bagi Pelanggan PLN Batam! Kompensasi Blackout Otomatis Masuk Tagihan November
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 07:49 WIB

Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam

Berita Terbaru