Idulfitri di Negeri Sejuta Gajah

- Publisher

Minggu, 23 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

INIKEPRI.COM – Suasana Idulfitri di Laos sangatlah berbeda dengan suasana Idulfitri di Indonesia mengingat warga Muslim merupakan kaum minoritas di negara sosialis tersebut.

Menurut Pejabat Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI Vientiane Aik Retno Utari saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (22/4/2023), jumlah umat Muslim yang ada di Negeri Sejuta Gajah, sebutan lain bagi Laos hanya sekitar 800 orang.

“800 orang itu termasuk orang asing ya, seperti dari Malaysia dan India. Kalau Muslim Indonesia hanya sekitar 150an orang,” kata perempuan yang akrab disapa Retno ini.

BACA JUGA :

Presiden AS Joe Biden Ucapkan Selamat Idulfitri, Tersentuh dengan Zakat Fitrah

Berdasarkan data KBRI Vientiane, warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Laos secara keseluruhan berjumlah 251 orang yang sebagian besar tinggal di ibu kota Laos, Vientiane.

BACA JUGA:  Kepri Kerahkan 239 Armada Kapal Guna Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran 2023

Retno juga menyebutkan bahwa hari Lebaran di Laos menyesuaikan dengan hari Lebaran yang diumumkan di mesjid di Thailand.

“Di Thailand Selatan banyak warga Muslim, jadi kita ikut (menyesuaikan dengan lebaran) di sana. Kamis malam kemarin diumumkan, seperti sidang isbat kalau di Indonesia, kalau lebaran jatuh pada hari Sabtu,” katanya.

Tradisi lebaran Muslim Indonesia di Vientiane dimulai dengan shalat Idulfitri di Mesjid Al-Azhar, yang juga dikenal sebagai Mesjid Kamboja di Vientiane, dilanjutkan dengan acara open house di Wisma Duta Besar RI.

Mengenai menu makanan untuk Lebaran, Retno mengatakan mereka memasak sendiri hidangan Indonesia.

BACA JUGA:  Tengah Heboh Soal 'Childfree', Psikolog: Sebuah Pilihan

“Sebenarnya untuk bumbu hampir sama, cuma beberapa bumbu yang nggak ada. Tetap bisa makan makanan Indonesia, tapi buat sendiri,” kata Retno.

Dia menyebutkan makanan Indonesia yang biasa dihidangkan saat Lebaran di sana adalah sate, lontong, opor, sambal goreng dan lainnya.

Selain itu, Retno juga mengatakan bahwa WNI yang berada di Laos adalah para pekerja kelas menengah ke atas.

“Kebanyakan pekerja kantoran, lebih ke ahli, administratif. Ada juga (yang bekerja) di organisasi internasional,” kata Retno.

Dia menambahkan bahwa para pekerja migran Indonesia yang berada di Laos tidak selalu pulang ke Indonesia saat Lebaran.

“Mereka (pekerja) punya jadwal, misal harus masuk empat minggu libur satu minggu. Kalau pas waktunya libur, ya mereka bisa pulang (ke Indonesia). Kalau tidak, karena mereka sudah ada perjanjian sebelumnya. Jadi tidak pasti pulang saat Lebaran,” jelas Retno.

BACA JUGA:  Ucapan Sambut Ramadhan Penuh Makna, Cocok untuk Status WhatsApp

Retno melanjutkan, di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, toleransi di Laos masih sangat tinggi.

“Dari yang saya perhatikan orang Laos itu sangat sabar dan baik, toleransinya tinggi. Mereka ini sosialis tapi kehidupan beragamanya juga bagus,” kata Retno.

Berdasarkan sensus pada 2021, penduduk Laos berjumlah 7,4 juta orang dan sekitar 5 juta orang menganut kepercayaan Buddha.

Tradisi-tradisi tersebut tentu menjadi perekat kebersamaan masyarakat di kawasan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia, seperti yang diusung melalui tema keketuaan ASEAN Indonesia 2023 “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”. (RBP)

Berita Terkait

iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange
Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK
Beda Tradisi Muslim Dunia, Ada Negara yang Lebih Meriahkan Idul Adha daripada Lebaran Idul Fitri
Program MBG Disorot, BGN Pastikan Bayi 0-6 Bulan Tidak Diberi Susu Formula
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Waspada! Data KTP Bisa Disalahgunakan Pinjol, Ini Cara Ceknya

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:13 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:17 WIB

Beda Tradisi Muslim Dunia, Ada Negara yang Lebih Meriahkan Idul Adha daripada Lebaran Idul Fitri

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:37 WIB

Program MBG Disorot, BGN Pastikan Bayi 0-6 Bulan Tidak Diberi Susu Formula

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru