Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Minta JCH Tolak Uang Saku dari Pemko Batam, Ini Alasannya

- Admin

Senin, 22 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berikan uang saku secara simbolis kepada 627 Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Batam. Foto: Dok. RRI / Sarah Meilina Hussein/ Ist

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berikan uang saku secara simbolis kepada 627 Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Batam. Foto: Dok. RRI / Sarah Meilina Hussein/ Ist

INIKEPRI.COM – Rencana Pemko Batam yang memberikan uang saku bagi Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Batam sebesar Rp1 juta per orang sebagai bentuk perhatian, ditanggapi oleh Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Batam.

Badri wardana selaku kordinator umum, kepada INIKEPRI.COM, Senin 22 Mei 2023, meminta, Wali Kota Batam untuk membatalkan uang saku kepada JCH yang bersumber dari APBD Kota Batam tersebut.

Baca Juga :  Kota Batam Raih Penghargaan Daerah Perbatasan Terinovatif IGA 2025 dari Kemendagri

BACA JUGA :

Masyarakat Soroti Spanduk DLH Tanpa Foto Wakil Wali Kota Batam

Miris! Pemko Batam Gelar Halal Bihalal dengan ‘Uang Rakyat’, Malah Dijadikan Ajang Kampanye

“Kami meminta bantuan uang saku kepada 627 jamaah atau sebesar Rp627 juta itu dibatalkan,” kata dia.

JCH, menurutnya, adalah orang dianggap mampu. Sebaiknya, kata dia, anggaran itu dapat disalurkan ke orang yang lebih membutuhkan.

Baca Juga :  PRIMA DMI Kepri Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

Oleh karena itu, ucap Badri, pihaknya meminta kepada para JCH untuk dapat menolak bantuan uang saku dari Wali Kota Batam tersebut.

“Kami meminta JCH untuk menolak, karena bapak dan ibu adalah orang yang secara ekonomi mampu untuk menjalankan ibadah haji. Bantuan uang saku itu seharusnya bisa dialihkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata dia.

Baca Juga :  Nekat Pakai Surat Rapid Test Palsu, Sekeluarga Gagal Terbang ke Medan

BACA JUGA :

GPR Kepri Kecam Marlin Lakukan Kampanye di Lingkungan Pendidikan

Sementara itu, Yopa Denis, koordinator lapangan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Batam, menyebut, pihaknya akan menyayangkan apabila JCH tetap menerima uang saku tersebut.

“Yang pasti kami sangat sayangkan apabila tetap diambil. Karena para JCH itu dikategorikan cukup mampu,” kata dia. (MIZ)

Berita Terkait

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Berita Terbaru