Data Kemiskinan Alami Anomali, Wawako Endang Perintahkan Validasi Data Lapangan

- Publisher

Jumat, 26 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM - Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah S.Kp, M.Si minta agar Dinas Sosial segera melaksanakan langkah strategis dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Tanjungpinang. Untuk memastikan keakuratan data keluarga miskin, dan efektivitas program penanggulangan yang akan dilaksanakan, diperlukan verifikasi dan validasi data secara langsung di lapangan. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM - Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah S.Kp, M.Si minta agar Dinas Sosial segera melaksanakan langkah strategis dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Tanjungpinang. Untuk memastikan keakuratan data keluarga miskin, dan efektivitas program penanggulangan yang akan dilaksanakan, diperlukan verifikasi dan validasi data secara langsung di lapangan. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah S.Kp, M.Si minta agar Dinas Sosial segera melaksanakan langkah strategis dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Tanjungpinang. Untuk memastikan keakuratan data keluarga miskin, dan efektivitas program penanggulangan yang akan dilaksanakan, diperlukan verifikasi dan validasi data secara langsung di lapangan.

Menurut Endang yang juga bertindak selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tanjungpinang, hal tersebut perlu segera dilakukan untuk menghindari terjadinya salah sasaran aplikasi berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan pemerintah pusat, dan daerah. Sebab dengan berbagai program yang telah dilaksanakan, diyakini angka kemiskinan ekstrim di Kota Tanjungpinang tidak sampai mencapai angka 12.386 kepala keluarga (KK).

BACA JUGA:  Senam Sehat di Pasar Puan Ramah Sempena HUT PGRI ke-77

BACA JUGA :

Wawako Endang dan Komandan Korem 033/WP Berbagi Takjil Gratis di Tanjungpinang

“Pemerintah pusat, dan pemerintah KotaTanjungpinang telah banyak melaksanakan berbagai program penanggulangan kemiskinan. Perlu verifikasi dan validasi data seakurat mungkin, agar kebijakan yang akan dilaksanakan lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien,” pinta Endang.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja Endang Abdullah ke Dinas Sosial, Kamis (25/5), diketahui bahwa angka kemiskinan sebesar 12.386 KK tersebut merupakan hasil pendataan BKKBN pada tahun 2021. Setelah dilakukan penyesuaian terhadap indikator kemiskinan yang kemudian dikeluarkan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, angka tersebut sebenarnya telah berubah turun menjadi 8.260 KK.

BACA JUGA:  Provinsi Kepri Dapat Kuota Tambahan BBM Bersubsidi Dari BPH Migas

Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Marzul Hendri mengatakan, dari angka 8.260 KK tersebut telah dilakukan verifikasi awal melalui penelusuran nomor induk kependudukan (NIK). Dan berdasarkan hasil verifikasi tersebut, diketahui terdapat 1.980 KK masuk dalam data anomali. Data anomali tersebut, secara tidak langsung telah mengurangi kembali angka kemiskinan ekstrim menjadi 6.280 KK.

“Artinya, terdapat data yang tidak sesuai untuk masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim. Sebab 1.980 KK diketahui ada yang sudah meninggal dunia, berprofesi sebagai PNS, dan TNI/Polri. Jadi jelas bahwa angka kemiskinan ekstrim di Tanjungpinang sebesar 12.386 KK tersebut tidak akurat,” jelas Marzul.

BACA JUGA:  Wali Kota Rahma Bersyukur Masih Bisa Merayakan HUT ke-76 RI

Atas dasar itu, Endang Abdullah lantas menetapkan jadwal verifikasi faktual dan validasi lapangan mulai tanggal 1 sampai dengan 15 Juni 2023. Dinas Sosial diminta mengkoordinir pelaksanaan verfikasi faktual dan validasi secara langsung ke 6.280 KK dengan melibatkan unsur dari kecamatan dan kelurahan.

“Hasil verifikasi faktual dan validasi nanti, akan kita sampaikan kepada Ibu wali kota untuk ditetapkan. Hingga tidak ada kesimpangsiuran data, dan penanggulangan kemiskinan di Tanjungpinang ke depan lebih tepat sasaran,” ungkap Endang. (RBP)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru