Dua Anggota DPR RI Saksikan Peresmian Pagoda Sata Sahasra Buddha, Raih Dua Rekor MURI

- Publisher

Minggu, 9 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cen Sui Lan (tengah) dan Bambang Patijaya Anggota DPR RI (baju putih Permabudhi) serta  Mahbub Daryanto KaMenag Prop Kepri menghadiri Peresmian Pagoda Tertinggi di Indonesia pada Sabtu (8/7). Foto: INIKEPRI.COM

Cen Sui Lan (tengah) dan Bambang Patijaya Anggota DPR RI (baju putih Permabudhi) serta Mahbub Daryanto KaMenag Prop Kepri menghadiri Peresmian Pagoda Tertinggi di Indonesia pada Sabtu (8/7). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COMCen Sui Lan anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri dan Bambang Patijaya anggota DPR RI Fraksi Golkar yang juga sekretaris umum DPP Permabudhi menghadiri peresmian pagoda tertinggi di Indonesia, di kompleks Vihara Avalokitesvara, jalan WR. Supratman, Kilometer 14, Tanjungpinang, Sabtu (8/7/2023).

Direktur Jendral (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Binmas) Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, yang mewakili Menteri Agama RI Yaqut Cholil, mengatakan pagoda yang dibangun ini selain dijadikan sebagai tempat persembahan dan juga dapat dipakai sebagai tempat peribadatan.

Pagoda ini juga dapatkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut langsung diterima Hengki Suryawan, selaku tokoh yang berjasa membangun gedung termegah se-Asia Tenggara tersebut selama kurun waktu tujuh tahun.

“Pagoda ini tidak hanya untuk beribadah umat Buddha. Bangunan megah tersebut juga disiapkan untuk menambah destinasi wisata baru di Kepri,” kata dia.

Di dalamnya, lanjut dia, para pengunjung bisa melihat langsung, puluhan ribu wajah patung yang terpasang di setiap sisi bangunan.

“Belum lagi, patung dewa-dewa suci yang berdiri kokoh untuk umat Buddha beribadah terdapat di pagoda tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA:  Melalui Vidcon, Kadiskes Lantamal IV Ikuti Peringatan HUT Kesehatan AL

Di tempat yang sama, politisi Partai Golkar, Cen Sui Lan mengaku takjub atas berdirinya Pagoda Sata-Sahasra Buddha yang ada di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau yang begitu kokoh.

Menurutnya, sudah banyak pagoda di Indonesia yang ia kunjungi, namun pagoda yang satu ini cukup menarik perhatian Dirjen Binmas Buddha tersebut.

“Kalau kita lihat, Dari segi luas sangat berbeda dengan pagoda lain, cukup luas, dan ketinggiannya cukup tinggi ya. Sehingga layak MURI memberikan penghargaan sebagai pagoda tertinggi,” sebutnya.

Lanjut Cen Sui Lan, dengan berdirinya pagoda ini akan dipergunakan dengan sebaiknya bagi masyarakat Buddha dan di luar Buddha.

“Pagoda ini juga ada nilai-nilai seni budaya nya selain tempat ibadah di sini juga sebagai inspirasi atau motivasi. Sehingga tidak hanya dimaknai dari religius agama saja,” ucap Cen Sui Lan, yang juga anggota kehormatan dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Sementara itu, Ketua Permabudhi Kepri, Hengy Suryawan, mengatakan Pagoda Sata-Sahasra Buddha yang memiliki tinggi sekitar 46,90 meter, saat ini merupakan pagoda tertinggi di Indonesia.

BACA JUGA:  HUT ke-80 RI di Natuna Dimeriahkan Pawai Budaya, Tampilkan Kekayaan Tradisi Nusantara

Selain itu sambungnya, pagoda yang memiliki 9 lantai ini, juga mendapatkan rekor MURI dengan pemasangan keramik motif Buddha terbanyak.

“Kita buatkan seluruh provinsi namanya di pagoda tersebut jadi ini bisa untuk kenang-kenangan untuk seluruh Indonesia,” kata Hengky.

Ia mengatakan proses pembangunan Pagoda Sata-Sahasra Buddha memerlukan waktu sekitar tujuh tahun, dimulai pada Juni 2016 dan rampung pada Juni 2023 dengan anggaran sekitar Rp100 miliar.

Pagoda tersebut terdiri dari sembilan lantai dengan panjang 52,00 meter, lebar 32,00 meter, dan tinggi 46,80 meter. Dinding bangunan menggunakan 20.708 keramik motif patung Buddha yang dipesan dan dicetak khusus dari pabrik di China.

Hengky menyebutkan pada peresmian ini dihadir 100 bhante, 80 bhante dari Indonesia dan 20 bhante dari luar negeri. Karena ini adalah momen yang bersejarah untuk kota Tanjungpinang.

Disisi lain Dirjen Binmas Budha Kementerian Agama Drs. Supriyadi menyampaikan apresisinya terkait peresmian Pagoda tertinggi dan terbesar di Indonesia yang menciptakan rekor MURI.

“Sangat luar biasa sekali, ini merupakan Pagoda terbesar dan tertinggi di Indonesia sampai menerima rekor MURI, tentunya saya mengapresiasi para donatur dan pengurus yang mampu menciptakan hal ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Peringatan HPN dan HUT PWI Kepri ke-78, Hasan: Insan Pers Sangat Berarti Bagi Kita Semua

Ia juga menambahkan dari acara ini terlihat keberagaman dan toleransi antar umat beragama yang sngat baik di Kepri Khusunya sebagai contoh disini hadir para pemuka agama, tamu undangan yang saya liat ada yang beragama muslim juga, kerukunan ini harus terus di jaga untuk meningkatkan solidaritas,nasionalisme dan kerukunan seluruh umar beragama.

“Sangat kompak ya terlihat keberagaman,toleransi antar umat beragama dangan contoh ada para pemuka agama yang hadir, ini perlu di jaga sebagai warga negara yang menjunjung nilai keagamaan dan keberagaman,” terang dia.

Turut hadir dalam silaturahmi tersebut Dirjen Binmas Budha Kementerian Agama Drs. Supriyadi, Ketua Umum Permabudhi Dr. Philip K. Widjaja, Anggota DPR RI Cen Sui Lan, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Mahbub Darjanto, Anggota DPRD Provinsi Kepri Asmin Patros, DPRD Provinsi Kepri Boby Jayanto, Anggota DPD RI Haripinto Tanuwidjaja dan mantan Kajati Kepri Gerry Yasid dan tamu undangan. (RP)

Berita Terkait

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:50 WIB

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Berita Terbaru