Hadiri Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui GeMas di SMKN 8 Batam, Ansar Ingin Anak-Anak Kepri Tumbuh Sehat

- Admin

Senin, 10 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMKN 8 Sei Pelungut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Senin (10/7/2023). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMKN 8 Sei Pelungut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Senin (10/7/2023). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Remaja melalui Program Generasi Emas Anti Stunting (GeMas) di SMKN 8 Sei Pelungut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Senin (10/7/2023).

Kegiatan Gerakan GeMas, yang ditujukan kepada anak-anak usia sekolah dari SMAN dan SMKN se-Kepulauan Riau, dihadiri juga oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar.

Menurut Gubernur Ansar, program pencegahan stunting merupakan prioritas pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dan berkembang secara optimal dengan kesehatan emosional yang baik.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya, seperti memberikan ASI eksklusif selama enam bulan, mendorong konsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta menjalani pola hidup bersih dan sehat. Hal ini diungkapkan oleh mantan Bupati Bintan selama dua periode.

Baca Juga :  Bappenas Terus Gesa Proses Proyek JBB dan Revitalisasi Penyengat

Ansar menyampaikan bahwa salah satu sasaran yang perlu mendapat perhatian adalah para remaja, termasuk para siswa sekolah. Mereka adalah generasi masa depan yang akan menentukan nasib bangsa dan negara.

“Ketika anak-anak kita terkena stunting, selain tampak secara fisik berbeda dengan orang normal, hal itu juga berdampak pada tingkat kecerdasan, yakni pola berpikir yang lemah. Mereka tidak dapat berpikir cerdas dan smart,” jelasnya.

Dampaknya akan menjadi beban yang berat, baik bagi keluarga maupun negara. Oleh karena itu, Pemerintah ingin agar semua anak-anak kita lahir dan tumbuh dengan sehat, tanpa mengalami stunting.

Baca Juga :  Hotel di Batam Siap Menjadi Lokasi Karantina WNA

Gubernur Ansar menambahkan bahwa jika generasi muda semua hidup sehat tanpa stunting, ketika tumbuh dewasa dan menikah, mereka juga akan mampu melahirkan keturunan yang sehat.

“Kita juga harus bersyukur, karena tingkat stunting di Provinsi Kepri tahun lalu, yang berada di sekitar 17,6 persen, telah turun menjadi 15,4 persen. Dan tahun depan, tepatnya pada tahun 2024, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kita diminta untuk menurunkan angka stunting menjadi sekitar 14 persen,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Manajer Program Satgas Stunting BKKBN Kepri, Aditiya Wirapratomo, menyampaikan bahwa BKKBN selama ini terus melakukan pendekatan pencegahan stunting, mulai dari masa kehamilan hingga anak mencapai usia 1000 hari.

Baca Juga :  Investasi di Batam Naik 35,7 Persen

Selama kegiatan di SMKN 8 Batam, yang memiliki 5 jurusan seperti asisten keperawatan, farmasi, instrumen medis, teknologi laboratorium medis, dan teknik komputer jaringan, Gubernur Ansar juga memberikan hadiah berupa kuis kepada beberapa siswa yang beruntung. Selain itu, juga dilakukan nyanyian dan bersolawat bersama.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan piagam dukungan GeMas dari BKKBN Provinsi Kepri kepada SMKN 8. Selain itu, dilakukan acara minum obat tablet penambah darah dan pemberian vitamin untuk pencegahan stunting kepada semua siswa-siswi SMKN 8 Batam. (RBP)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB