Raksasa Kaca Negeri Tirai Bambu Bakal Investasi Rp165 Triliun di Batam

- Publisher

Kamis, 20 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BKPM Bahlil Lahadalia saat berkunjung ke Xinyi Group. Foto: Instagram BKPM

Menteri BKPM Bahlil Lahadalia saat berkunjung ke Xinyi Group. Foto: Instagram BKPM

INIKEPRI.COM – Perusahaan asal negeri Tiongkok, yang bernama Xinyi Group, tertarik berinvestasi dengan nilai yang cukup fantastis.

Xinyi Group adalah perusahaan yang memproduksi kaca dan solar panel global. Perusahaan tersebut memiliki RenxN untuk menanamkan modal di Kawasan Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Total nilai investasi Xinyi Group diperkirakan menyentuh angka US$ 11 miliar atau jika dikonversi sebesar Rp 165 triliun.

BACA JUGA :

BACA JUGA:  Bahlil Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Kawasan Pulau Rempang, Batam

Cara Membuat KTP Digital di Kota Batam

Keunggulan Kota Batam, Salah Satunya Punya Biaya Hidup yang Murah!

Rencana investasi Xinyi Group ini disampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dikutip dari akun Instagram kementerian, Rabu (19/7/2023).

“Saya lihat Xinyi Group adalah salah satu pemain yang terbesar di dunia yang insyaallah akan melakukan investasi US$ 11 miliar atau sekitar Rp 200 triliun di Kawasan Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau,” ujar Bahlil.

BACA JUGA:  Perihal Jenazah Tertukar, Ini Tanggapan Polda Kepri

Dalam akun Instagram tersebut, Bahlil juga memberikan informasi, dirinya telah berkunjung ke fasilitas produksi Xinyi Group yang berada di kota Wuhu, Tiongkok, pada Selasa (18/7/2023)

Bahlil mengaku mendukung rencana investasi tersebut, apalagi proyek yang akan dilakukan sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong hilirisasi.

“Salah satu proyek yang akan dijalankan oleh Xinyi Group di pulau Rempang ialah pengolahan pasir kuarsa menjadi kaca yang digunakan dalam bidang otomotif, konstruksi, dan energi.

BACA JUGA:  Menteri ESDM Minta Petunjuk Presiden soal Pengelolaan Tambang oleh Pesantren

Dalam siaran pers, Rabu (19/7/2023), Bahlil mengatakan bahwa kunjungan tersebut memang merupakan tindak lanjut atas rencana investasi Xinyi Group di Kawasan Rempang Eco-City yang terletak di Batam, Kepulauan Riau.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kementerian Investasi/BKPM (@bkpm_id)

Banyak Perubahan

Berita Terkait

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan
Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah
Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul
Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam
Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi
BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:30 WIB

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27 WIB

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:53 WIB

Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026

Berita Terbaru