Hingga Juni 2023, Realisasi Belanja Negara di Kepri Capai Rp6,5 T

- Publisher

Jumat, 28 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK

INIKEPRI.COM – Realisasi belanja negara dari Januari hingga Juni 2023 di Provinsi Kepulauan Riau telah mencapai Rp6,5 triliun.

Hal itu berdasarkan catatan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kepri Indra Soeparjanto, dilansir dari ANTARA, Kamis (27/7/2023) mengatakan realisasi belanja negara tersebut tumbuh hingga 14,68 persen atau Rp838 miliar (yoy).

BACA JUGA :

Hingga Juni 2023, Penerimaan Pajak Capai Rp970,2 Triliun

BACA JUGA:  Amsakar Serahkan Secara Simbolis Insentif Guru Swasta Untuk Lima Kecamatan

“Total realisasi belanja negara di Kepri sampai akhir Juni 2023 adalah sebesar Rp6,5 triliun atau telah mencapai 37,43 persen dari total pagu sebesar Rp17,4 triliun,” kata Indra.

Ia menyampaikan dengan realisasi belanja pemerintah pusat hingga Juni 2023 sebesar Rp2,9 triliun atau 31,01 persen, yaitu tumbuh 34,33 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu (yoy).

“Terbagi untuk belanja pegawai sebesar Rp1 triliun atau 50,78 persen dari pagu Rp2 triliun, belanja barang Rp1,3 triliun atau 29,71 persen dari pagu Rp4,4 triliun, belanja modal Rp505 miliar atau 18,68 persen dari pagu Rp2,7 triliun dan bantuan sosial Rp1,5 miliar atau 32,91 persen dari pagu Rp4,6 miliar,” ujar dia pula.

BACA JUGA:  Tumpukan Sampah Menjulang, Amsakar Turun ke Tanjung Uma: “Jangan Tunggu Bau Menyebar!”

BACA JUGA :

Begini Cara Mengurus Balik Nama Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB, Lengkapi Syarat Berikut Ini

Untuk realisasi belanja transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp3,5 triliun, tumbuh 2,36 persen atau Rp82,65 miliar (yoy).

BACA JUGA:  Bea Cukai Bersama KPLP dan Polairud Patroli Laut di Kepri

Menurut Indra, secara nominal kontribusi terbesar diperoleh dari kenaikan penyaluran dana bagi hasil (DBH) sebesar 27,54 persen atau Rp107,44 miliar.

Sementara itu penyaluran yang mengalami kontraksi, di antaranya dana alokasi umum (DAU) sebesar 1,99 persen dari pagu Rp4,4 triliun, dana insentif daerah (DID) 34,31 persen dari pagu Rp63 miliar, dan dana alokasi khusus (DAK) Non Fisik 1,10 persen dari pagu Rp1 triliun. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Berita Terbaru