Begini Cara Mengurus Balik Nama Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB, Lengkapi Syarat Berikut Ini

- Admin

Jumat, 26 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Saat membeli rumah, hal yang harus menjadi perhatian adalah kelengkapan dokumen-dokumen yang menyertainya.

Salah satu dokumen yang sangat penting untuk diurus adalah balik nama pajak bumi dan bangunan (PBB).

Dokumen ini wajib dipenuhi khususnya saat membeli rumah bekas atau warisan. Lantas, bagaimana cara mengurus balik nama PBB?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Balik nama PBB atau juga disebut sebagai pecah PBB ialah mengubah data PBB karena terjadi peralihan kepemilikan atau hak.

Baca Juga :  Dikira Mayat Terapung, Eh Rupanya Cuma Berendam. Malaikat Kena Prank!

Hal ini dilakukan untuk mengubah identitas PBB pemilik lama menjadi identitas pemilik baru. Biasanya balik nama PBB dilakukan karena berlangsungnya transaksi jual-beli, hibah atau warisan tanah dan bangunan dari pemilik pertama ke pemilik kedua.

Selain memperjelas status kepemilikan, balik nama PBB juga bisa mengidentifikasi kewajiban membayar tanah atau bangunan dibebankan.

Proses balik nama PBB dapat dilakukan di Bapenda atau Kantor Kecamatan setempat. Namun, sebelum mengurus dokumen ini pastikan pemilik baru sudah melunasi tunggakan PBB sebelumnya dari pemilik lama.

Baca Juga :  Simak 5 Tips Bersepeda di Tengah Masa Pandemi

Dilansir sippn.menpan.go.id, berikut ialah persyaratan-persyaratan yang harus dipenihi saat akan balik nama PBB:

  • Mengisi formulir SPOP (Surat Pemberitahuan Objek Pajak) dan LSPOP
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi SPT PBB tahun terakhir yang sudah lunas
  • Fotokopi sertifikat tanah
  • Fotokopi rumah (untuk memudahkan petugas untuk mensurvey ke lokasi)

Setelah memenuhi dokumen-dokumen di atas, berikut ialah tahapan dari balik nama PBB:

Berita Terkait

Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah
Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS
Berikut Tiga Fungsi Indonesia Digital Test House Milik Kominfo
KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan
IISMA Entrepreneur Perkuat Keterampilan Wirausaha Mahasiswa lewat Studi di Luar Negeri
InJourney Airports Siapkan 13 Bandara Embarkasi dan Debarkasi Haji 2024
Banyak Sumber Air Tercemar, Memilih Air Minum Harus Tepat
Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 06:13 WIB

Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

Senin, 20 Mei 2024 - 06:12 WIB

Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:44 WIB

Berikut Tiga Fungsi Indonesia Digital Test House Milik Kominfo

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:16 WIB

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan

Selasa, 14 Mei 2024 - 01:35 WIB

IISMA Entrepreneur Perkuat Keterampilan Wirausaha Mahasiswa lewat Studi di Luar Negeri

Sabtu, 11 Mei 2024 - 01:11 WIB

InJourney Airports Siapkan 13 Bandara Embarkasi dan Debarkasi Haji 2024

Kamis, 9 Mei 2024 - 00:42 WIB

Banyak Sumber Air Tercemar, Memilih Air Minum Harus Tepat

Senin, 6 Mei 2024 - 00:45 WIB

Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia

Berita Terbaru

Menkominfo Budi Arie Setiadi (tengah), Zara Murzandina Budi Arie (tengah kiri), WamenKominfo Nezar Patria (kanan) dan Direktur Informasi Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo Septirana Tangkary (kanan). Foto: Humas Kominfo

Tekno

Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

Senin, 20 Mei 2024 - 06:13 WIB

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Kesehatan

Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS

Senin, 20 Mei 2024 - 06:12 WIB