Kerusuhan Soal Rempang Ramai Disoroti Media Asing

- Publisher

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Pulau Batam. Foto: Google Maps

Peta Pulau Batam. Foto: Google Maps

Ketika Menteri Investasi Bahlil Lahadia mengunjungi lokasi tersebut pada awal Agustus, ia menyatakan bahwa pabrik tersebut “akan menjadi produsen energi kaca dan surya nomor satu di dunia di luar China daratan”, yang produknya akan melayani kebutuhan industri otomotif dan energi.

Menteri itu menambahkan, proyek itu akan menciptakan 35 ribu kesempatan kerja. Namun, sejumlah pihak meragukannya. Merujuk pada apa yang terjadi di wilayah lain, menurut mereka, industri hasil investasi China cenderung mempekerjakan pekerja terampil asal China dibandingkan pekerja lokal.

Masyarakat Indonesia telah melampiaskan kemarahannya dengan melakukan serangan serupa terhadap pabrik-pabrik China, seperti yang terjadi beberapa bulan lalu pada pabrik peleburan nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, di mana dua warga negara Indonesia dan seorang pria China kehilangan nyawa dalam bentrokan tersebut.

BACA JUGA:  Beli Tiket Kapal Roro Telaga Punggur - Tg. Uban, Kini Bisa dengan Pembayaran Cashless

Lahadia telah menawarkan kepada penduduk Rempang untuk pindah ke kompleks perumahan yang siap menampung mereka, namun masyarakat merasa khawatir.

“Kami tidak menentang investasi asing, tapi tolong pastikan proyek ini tidak merusak desa adat Melayu kami. Provinsi Kepulauan Riau ini tidak kecil, jadi bisa saja proyek tersebut didirikan di daerah lain agar tidak merusak warisan sejarah dan adat kami,” jelas Samsudin, pengunjuk rasa lainnya.

BACA JUGA:  Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Dimutasi

Faktanya, menurut penduduk setempat, investasi China yang bernilai miliaran dolar akan membahayakan warisan budaya dan gaya hidup tradisional desa-desa asli Melayu, tempat ribuan orang telah tinggal selama beberapa dekade dan sebagian besar bekerja sebagai nelayan. “Kami tidak bisa tinggal diam mengenai masalah ini karena warisan kami akan hilang ketika proyek industri berada di tanah kami,” kata para pengunjuk rasa.

BACA JUGA :

Polisi: 28 September 2023, Pulau Rempang Harus Clear dan Clean

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menjelaskan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan pada bulan April, ketika kompensasi finansial yang memadai bagi penduduk telah diberikan. Namun ini bukan pertama kalinya warga tidak menerima dana tersebut, kata sejumlah pengunjuk rasa.

BACA JUGA:  Siswi SMAN 15 Batam Tewas Tertimpa Pohon saat Berangkat Sekolah

LSM lingkungan hidup Walhi juga mengklaim bahwa proyek bernilai miliaran dolar ini tidak begitu “transparan” sejak awal, karena tuntutan penduduk setempat tidak pernah dipenuhi secara memadai.

Oleh karena itu, “kami meminta kepada Presiden Indonesia Joko Widodo untuk menghentikan sementara proyek tersebut karena berpotensi membahayakan kehidupan tradisional masyarakat Melayu,” kata organisasi tersebut. (RBP/VOAINDONESIA)

Berita Terkait

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Berita Terbaru