Kominfo Tangani 1.615 Isu Hoaks selama 2023

- Admin

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temuan isu hoaks. Foto: Istimewa

Temuan isu hoaks. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebanyak 1.615 konten isu hoaks yang beredar di website dan platform digital telah ditangani Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) selama 2023.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kebiro Humas) Kementerian Kominfo, Raden Rhina Anita Ernita Martono, mengungkapkan jumlah isu hoaks yang telah ditangani Kementerian Kominfo mencapai 12.547 konten sejak Agustus 2018. 

“Jumlah isu hoaks yang ditangani Tim AIS Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo pada Tahun 2023 lebih banyak dibandingkan 2022 yang ditemukenali sebanyak 1.528 isu hoaks,” ungkap Rhina dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (2/1/2024).

BACA JUGA:

Kominfo Imbau Masyarakat tak Viralkan Hoaks Terkait Pemilu 2024

Baca Juga :  Kominfo Blokir TEMU, Dirjen IKP: Negara Hadir Lindungi UMKM

Menurut Kabiro Humas Kominfo, berdasarkan kategori, isu hoaks yang paling banyak ditemukan berkaitan dengan sektor kesehatan, dengan jumlah mencapai 2.357 isu.

Hoaks terkait penyebaran COVID-19 masih mendominasi dalam kategori ini.

“Selain itu ada banyak informasi yang menyesatkan berkaitan dengan obat-obatan dan  produk Kesehatan,” imbuhnya.

Rhina mengatakan, isu hoaks yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan penipuan menempati urutan kedua paling banyak ditemukan.

Sejak Agustus 2018, Tim AIS Kementerian Kominfo menemukenali masing-masing 2.210 isu hoaks dalam kategori pemerintahan dan penipuan. 

Dalam hal ini, isu hoaks paling banyak merujuk pada akun palsu pejabat pemerintah pusat dan daerah dan lembaga dan beberapa informasi menyesatkan mengenai kebijakan pemerintah terkini.

Baca Juga :  Selama 2022, Kominfo Blokir 238.226 Konten Negatif

“Ada pula isu hoaks penipuan seperti  informasi palsu dan menyesatkan mengenai rekrutmen lembaga swasta dan pemerintah, tatan pishing, penipuan dengan nomor ponsel atau akun media sosial, hingga pembagian bantuan sosial yang disertai permintaan data pribadi atau uang sejumlah tertentu,” ungkap dia.

Temuan isu hoaks pada kategori politik menempati posisi ketiga dengan jumlah identifikasi sebanyak 1.628 isu sejak Agustus 2018.

“Konten ini didominasi informasi yang berkaitan dengan partai politik, kandidat dan juga proses pemilihan umum,” tutur Kabiro Humas Kominfo.
Sekedar informasi, Tim AIS dibentuk pada Januari 2018 untuk melakukan pengaisan, identifikasi verifikasi dan validasi terhadap seluruh konten yang bertentangan dengan peraturan perundangan.

Baca Juga :  Menkominfo Ingatkan Masyarakat Hindari Disinformasi selama Pilkada 2024

Tim AIS didukung oleh mesin AIS yang bekerja 24 jam, tujuh hari seminggu tanpa henti untuk melakukan penanganan isu hoaks dan membuat laporan berkala sejak Agustus 2018.

“Kementerian Kominfo mengimbau warganet yang menerima informasi elektronik yang patut diduga diragukan kebenarannya dapat menyampaikan kepada kanal pengaduan konten melalui email: [email protected] atau akun twitter @aduankonten atau melalui aplikasi pesan instan WhatsApp di nomor 081-1922-4545,” jelas Rhina. (RBP)

Berita Terkait

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim
[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar
Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta
Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan
HOAKS: Kopdes Merah Putih Tidak Menyediakan Layanan Pinjaman Online
Hoaks: Menteri Agama Bagikan Bantuan Dana Hibah Ratusan Juta ke Masyarakat
Mafindo: Hoaks & Deepfake Bisa Perkeruh Demo, Jangan Mudah Terprovokasi
CEKFAKTA: Benarkah Anak Bos Pacific Palace Batam “Bayar” DJ Panda Rp10 Miliar untuk Tamu Yakuza untuk Acara 17 Agustus?

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:10 WIB

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:45 WIB

[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar

Rabu, 5 November 2025 - 16:59 WIB

Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta

Minggu, 2 November 2025 - 06:28 WIB

Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan

Kamis, 16 Oktober 2025 - 08:15 WIB

HOAKS: Kopdes Merah Putih Tidak Menyediakan Layanan Pinjaman Online

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB