Disdagin Tanjungpinang Jamin Ketersediaan Kebutuhan Pokok Jelang Puasa

- Publisher

Selasa, 27 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantauan harga kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang. Foto: Disdagin Tanjungpinang

Pantauan harga kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang. Foto: Disdagin Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang Hj. Riany mengatakan kenaikan beberapa merek beras premium di Kota Tanjungpinang disebabkan oleh kenaikan harga beras di daerah penghasil. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan kekurangan panen.

Beberapa merek beras premium yang mengalami kenaikan tersebut antara lain, Gajah Merah naik sekitar 2,36 persen, dan beras merek Padang Raya naik sekitar 2,96 persen. Sementara beberapa merek beras premium lainnya seperti Merak, dan merek Kalajengking tidak mengalami kenaikan.

BACA JUGA:  Ansar Apresiasi Jamaah Masjid Darul Mukhlisin Tetap Istiqomah di Akhir Ramadhan

“Tidak semua merek beras premium mengalami kenaikan. Dan beras bulog kualitas medium masih dijual dengan harga Rp 11.500 per kilogram. Berdasarkan pantauan di lapangan, persediaan beras masih stabil dan mencukupi untuk menghadapi bulan puasa tahun ini,” jelas Riany, Senin (26/2/2024).

BACA JUGA:

BACA JUGA:  Warga Tanjungpinang Sambut Baik Vaksinasi COVID-19

Disdagin Tanjungpinang: Kenaikan Harga Ayam Bukan Karena Ada Ekspor ke Singapura

Riany minta masyarakat tidak perlu melakukan panic buying, karena kenaikan harga beras premium tidak disebabkan oleh keterbatasan persediaan. Namun lebih kepada faktor cuaca yang menyebabkan panen tidak optimal, dan kondisi ini terjadi hampir di seluruh daerah.

Berdasarkan pantauan lapangan, lanjut Riany, komoditi gula pasir tidak mengalami kenaikan dan masih stabil pada harga Rp 15.000 sampai dengan Rp 16.000 per kilogram. Komoditi lainnya seperti bawang merah Jawa, bawang merah India, dan bawang merah Birma berdasarkan pantauan harga minggu lalu justru mengalami penurunan antara 3,57 persen sampai dengan 4,90 persen.

BACA JUGA:  PJ Wako Hasan: Lomba Artikel Bisa Jadi Referensi dan Masukan Bagi Pemerintah

“Berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat Tanjungpinang, pasokan kebutuhan pokok masih terjamin. Bahkan kami hitung masih mencukupi untuk menghadapi kebutuhan selama bulan puasa, yang biasanya justru meningkat,” tutur Riany. (DI)

Berita Terkait

Bupati Natuna Suntik Semangat Kontingen Porprov VI Kepri 2026, Bonus Atlet Berprestasi Disiapkan
Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa
Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang
Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:09 WIB

Bupati Natuna Suntik Semangat Kontingen Porprov VI Kepri 2026, Bonus Atlet Berprestasi Disiapkan

Senin, 2 November 2026 - 08:44 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang

Berita Terbaru