INIKEPRI.COM – Polemik penolakan Tim Amsakar Achmad saat mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah di DPW Partai NasDem beberapa hari yang lalu masih saja terus bergulir di masyarakat.
Hal itu setelah sekretaris dewan pakar DPW Partai NasDem Kepri, Syamsul Paloh menyebut tim yang diutus oleh Amsakar tidak dapat menunjukkan surat mandat kepada tim penjaringan.
“Saya sudah konfirmasi ke tim penjaringan, mereka bukan menolak, tapi orang yang mengaku tim Amsakar tak bisa membuktikan kalau mereka benar-benar tim Amsakar, SOP kan begitu,” kata Syamsul Paloh, dikutip dari Batampos.
Menyikapi hal tersebut, M Nur, ketua Tim Amsakar Achmad, Minggu (12/5/2024), mengatakan, Tim yang hadir saat pengambilan formulir pendaftaran adalah orang yang diberikan mandat secara langsung oleh Amsakar.
“Yang tidak di TKP jangan asbun (asal bunyi). Tim relawan Amsakar yang datang kesana sudah lengkap dengan surat mandat, dan di lokasi tim penjaringan tidak memintanya. Makanya kami tidak menunjukkanya,” kata M. Nur.
Selain itu, dia menjelaskan, maksud dan kedatangan Tim Amsakar sudah teragendakan sebelumnya melalui staf kesekretariatan DPW Partai NasDem.
“Kami datang ke kantor DPW NasDem Kepri sudah teragendakan melalui staf kesekretariatan. Makanya kehadiran kami di tunggu, dan ketika ke sana puluhan Tim Amsakar lengkap dengan atribut serta mandat dari Pak Amsakar,” jelas M. Nur.
M. Nur yang pernah menjadi Tim Penjaringan Kepala Daerah Partai NasDem juga menegaskan, dirinya sangat paham dengan tatacara penerimaan pendaftaran calon kepala daerah partai tesebut.
“Yang perlu digarisbawahi, kita ini juga pernah menjadi Tim Penjaringan Kepala Daerah Partai NasDem. Kita ini yang ikut membesarkan partai ini. Ini rumah kami sejak lama. Kami paham dengan tatacaranya. Jadi tak usah ajarin kami soal administasi,” tegas dia lagi.
M Nur juga mengingatkan kepada pihak yang tak paham persoalan untuk tidak mencari panggung dan memutarbalikkan fakta.
“Tak ada yang perlu dijelaskan, sebaiknya kalau tak paham persoalan jangan buat alibi apalagi asal bunyi. Mau cari panggung bukan disini tempatnya. Jangan asyik menyalahkan orang, muka buruk jangan cermin yang dipecahkan,” tegas M Nur yang pernah menjabat sebagai sekretaris DPD Partai NasDem Kota Batam ini.
Terlepas dari polemik yang ada dan seakan dibuat-buat, menurut M Nur, proses pengambilan formulir ini adalah sesuatu yang mudah.
“Sejatinya pengambilan formulir sangatlah mudah, hanya sebuah formulir, kok repot banget? Padahal kan slogan Partai NasDem kan Gerakan Perubahan. Kenapa jadi begini?,” tutup dia.
Penulis : IZ
Editor : IZ

















