Formasi Kepulauan Riau Apresiasi Kinerja PSDKP Batam Amankan Impor Ikan Ilegal

- Publisher

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua umum Forum Mahasiswa Lintas Generasi (Formasi) Kepulauan Riau, Ari Saputra. Foto: Istimewa

Ketua umum Forum Mahasiswa Lintas Generasi (Formasi) Kepulauan Riau, Ari Saputra. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Forum Mahasiswa Lintas Generasi (Formasi) Kepulauan Riau melalui Ketua Umum, Ari Saputra menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PSDKP Batam yang berhasil memimpin operasi pengamanan ikan impor ilegal dari negara Malaysia.

BACA JUGA:  Mengenal Amsakar Achmad: Dibekali Sajadah, hingga Menjadi Wakil Wali Kota Batam

Diketahui impor ikan ilegal tersebut tidak mengantongi dokumen terkait dengan impor sehingga hal ini dianggap ilegal. Ikan asal Malaysia ini telah beroperasi selama 3 bulan sebelumnya sehingga meresahkan bagi nelayan setempat.

“Jumlah ikan impor dari Malaysia yang berhasil disegel oleh PSDKP Batam itu sangatlah fantastis jumlahnya mencapai 4 ton. Jika itu tidak segera dicegah akan banyak pendapatan negara berkurang dengan signifikan” ucap Ari, melalui keterangan resminya yang diterima INIKEPRI.COM, Jumat (31/5/2024).

BACA JUGA:  Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan DPP KNPI Bangun Sinergi Bersama Dirjen PSDKP KKP RI

Lanjut Ari, Formasi Kepri juga mendukung proses penyelidikan oleh PSDKP Batam untuk menuntaskan permasalahan ini sampai clear dan mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti di lapangan terkait temuan ini agar ikan tersebut tidak beredar di pasar.

“Secara prinsipnya kita mendukung segala kinerja pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan negara. Kita dukung proses penyelidikan sampai selesai dan kita juga meminta pemerintah segera ke lapangan mencari alur terkait ke mana proses pendistribusian ikan tersebut. Karena aktivitas ini telah berjalan 3 bulan sehingga sudah jelas ke mana arah pendistribusiannya,” jelas Ari lagi.

BACA JUGA:  Ini Jumlah Penduduk Provinsi Kepulauan Riau

Selain meminta tindakan preventif yang extra, Formasi Kepri meminta kepada Polda Kepri untuk menangkap oknum mafia pelaku impor ilegal tersebut.

“Sangat perlu dijegal untuk masuk ke pasar agar nelayan setempat tidak dirugikan juga akibat perputaran ekonomi yang tidak sesuai ketentuan aturan yang berlaku. Semua instansi yang terkait harus benar-benar jeli terhadap praktik-praktik seperti ini. Selain itu, kami meminta Kapolda Kepri untuk menangkap pelaku oknum mafia impor ini, mereka merugikan negara dan merusak tatanan ekonomi masyarakat di Batam. Ini harus menjadi perhatian khusus Kapolda saat ini,” tutup Ari.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru