Presiden Jokowi sudah Resmikan 44 Bendungan selama 10 Tahun Kepemimpinannya

- Admin

Selasa, 27 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau Bendungan Martiga di Lampung setelah diresmikan pada Senin (26/8/2024). Foto : Biro Komunikasi Publik PUPR

Presiden Jokowi bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau Bendungan Martiga di Lampung setelah diresmikan pada Senin (26/8/2024). Foto : Biro Komunikasi Publik PUPR

INIKEPRI.COM – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meresmikan Bendungan Margatiga yang terletak di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, pada Senin (26/08/2024). Bendungan itu menjadi yang ke-44 diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam kurun waktu 10 tahun pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.

“Kita harapkan Bendungan Margatiga, yang merupakan bendungan ke-44 yang saya resmikan dalam 10 tahun terakhir ini, dapat berfungsi dengan baik untuk irigasi, air baku, listrik, dan reduksi banjir di hilir bendungan. Dengan demikian, diharapkan produktivitas petani yang terkait dengan bendungan itu dapat meningkat secara signifikan,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Dalam keterangan pers yang diterima, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya air sebagai sumber kehidupan dengan manfaat yang luas. Oleh karena itu, pemerintah akan terus fokus pada manajemen pengelolaan sumber daya air di seluruh provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Reformasi Birokrasi Harus Menciptakan Ekosistem yang Memacu Kinerja ASN

“Manfaat utamanya adalah sebagai air baku untuk kebutuhan hidup, irigasi bagi sawah-sawah, dan juga untuk mereduksi banjir di daerah yang rawan banjir,” tambah Presiden Jokowi.

Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bendungan Margatiga mulai dibangun pada tahun 2017 dengan anggaran sebesar Rp846 miliar. Bendungan ini memiliki luas genangan 2.217,84 hektare dan kapasitas tampung sebesar 42,31 juta meter kubik. “Sudah 7 tahun bendungan ini dikerjakan, dan Alhamdulillah hari ini Bendungan Margatiga telah selesai dan siap difungsikan,” kata Presiden Jokowi.

Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia, menjelaskan bahwa Bendungan Margatiga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tampungan air dan mendukung lumbung pangan nasional di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Jokowi Bertolak ke Riau dan Kepri, Ini Agendanya

“Bendungan Margatiga akan dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pertanian, khususnya irigasi seluas 16.588 hektare yang tersebar di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan. Saat ini, lahan seluas 5.638 hektare sudah fungsional, dengan potensi irigasi tambahan sebesar 10.950 hektare,” jelas Dirjen Bob.

Selain itu, Bendungan Margatiga juga bermanfaat sebagai sumber air baku berkapasitas 800 liter per detik bagi Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan, serta sebagai pengendali banjir untuk area seluas 4.227 hektare di 8 kecamatan di Kabupaten Lampung Timur.

Baca Juga :  Satgas Pemberantasan Judi Online Segera Terbentuk, Presiden Ingatkan Jangan Berjudi

Dengan beroperasinya Bendungan Margatiga, diharapkan kebutuhan air untuk irigasi dan pengendalian banjir di wilayah tersebut dapat terpenuhi, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Provinsi Lampung.

Dalam acara peresmian tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Penjabat Gubernur Lampung Samsudin, Bupati Lampung Timur M. Dawam Rahardjo, Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho, dan Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi.

Selain itu, hadir pula Dirjen Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan dan Danau Adenan Rasyid, serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB