Kunker di Lima Kecamatan di Kabupaten Karimun, Ansar Serahkan Total Bantuan Rp55,36 M

- Publisher

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Bantuan kepada Masyarakat Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Foto: Diskominfo Kepri

Penyerahan Bantuan kepada Masyarakat Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Hari pertama kunjungan kerja Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad SE MM di Kabupaten Karimun, Senin (2/9/2024) berakhir di Kecamatan Buru.

Sebanyak Rp55,36 miliar bantuan diserahkan Gubernur Ansar di lima kecamatan yang disinggahi di hari pertama kunjungan kerja tersebut.

Total bantuan sebesar Rp55,36 miliar itu terbagi Rp5,03 miliar di Kecamatan Sugi Besar, Rp10,64 miliar di Kecamatan Moro, Rp6,05 miliar di Kecamatan Durai, Rp29,8 miliar di Kecamatan Belat, dan Rp3,84 miliar di Kecamatan Buru.

Bantuan diserahkan Gubernur Ansar mulai dari bantuan rumah ibadah dan yayasan, insenstif guru PAUD/RA/TK, insenstif keagamaan, pembangunan fisik, bantuan pendidikan, bantuan bagi nelayan, dan pertanian.

BACA JUGA:  PS Batam Jadi Kampiun di Soeratin Cup U-17 Zona Kepri

Selain itu, di lima kecamatan tersebut Gubernur Ansar juga menyerahkan bantuan kependudukan dan pencatatan sipil, bantuan kepada UMKM, pasang baru listrik, paket olahraga, bantuan bagi majelis taklim, hingga tenda serta kursi.

Sambutan masyarakat di lima kecamatan yang dikunjungi Gubernur Ansar di hari pertama kunjungan kerja di Kabupaten Karimun ini disambut antusias masyarakat.

Ratusan masyarakat nampak bersemangat menunggu Gubernur Ansar dan menyambut dengan tetabuh kompang.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Ajak Umat Muslim Implementasikan Nilai Ramadan dalam Kehidupan Sehari-hari

Warga juga terlihat antusias bersilaturahmi serta mendengarkan pemaparan Gubernur Ansar mengenai program pembangunan yang sedang dan telah dilaksanakan sepanjang tiga tahun kepemimpinannya.

“Untuk membangun Kepri yang terdiri dari banyak pulau dan kondisi keuangan yang terbatas, tentu diperlukan usaha dan kerjakeras,” ujar Gubernur.

Gubernur Ansar menyatakan tidak segan untuk “menongkrongi” pejabat kementrian agar anggaran dari Pemerintah Pusat dapat mengalir ke Provinsi Kepulauan Riau.

Pembangunan dengan hanya mengandalkan APBD Kepri sebesar Rp3,9 triliun pada tahun 2024 ini disebut Gubernur Ansar tidak memadai.

BACA JUGA:  PDRB Kepri Setara Brasil, Kepala BPS RI: Kepri Punya Potensi Luar Biasa Tumbuh di Atas 5 Persen

“Maka perlu dilakukan upaya lobi yang kuat untuk meyakinkan Pemerintah Pusat agar anggaran dari pusat bisa mengalir,” sebut Gubernur.

Kendati demikian, terbatasnya dana yang dimiliki ditegaskan Ansar tidak membatasi Pemprov Kepri untuk melalukan pembangunan yang merata di semua Kabupaten/Kota.

“Pembangunan yang merata itu agar tidak ada disparitas. Prinsifnya adalah pembangunan yang berkeadilan sehingga seluruh Kabupaten/Kota di Kepri maju bersama-sama,” tutup Gubernur.

Direncanakan, kunjungan kerja Gubernur Ansar di Kabupaten Karimun akan dilaksanakan hingga Rabu (4/9).

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas
Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Mobil Toyota Baru Siap Antar Bupati, Wabup hingga Sekda Karimun, Katanya untuk Dukung Kinerja
Pemerintah Bangun Tangki Minyak di Karimun Mulai Mei 2026, Dongkrak Cadangan Nasional Jadi 30 Hari
14 Murid MAN Karimun Ikuti Rangkaian Tes Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Karimun Tahun 2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Sabtu, 25 April 2026 - 12:00 WIB

Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”

Sabtu, 25 April 2026 - 06:38 WIB

Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun

Jumat, 24 April 2026 - 07:30 WIB

Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas

Berita Terbaru