Lapas Batam Gelar Razia Gabungan, Cegah Handphone Ilegal dan Narkoba

- Publisher

Minggu, 15 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat penegak hukum gabungan saat melakukan penggeledahan di salah satu kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Batam, Kamis (12/9/2024). Foto: ANTARA/HO-Lapas Batam

Aparat penegak hukum gabungan saat melakukan penggeledahan di salah satu kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Batam, Kamis (12/9/2024). Foto: ANTARA/HO-Lapas Batam

INIKEPRI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, Kepulauan Riau, berkomitmen mewujudkan lingkungan bebas dari handphone ilegal, pungutan liar (pungli), dan narkoba—atau yang dikenal dengan singkatan Halinar. Komitmen itu diwujudkan dengan menggelar razia gabungan bersama aparat penegak hukum (APH) pada Kamis (12/9/2024).

Sebanyak 24 pegawai Lapas Batam bekerja sama dengan lima anggota Polsek Sagulung, lima anggota Koramil 0316-02 Sekupang, dan enam personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam, menyisir kamar hunian warga binaan. Razia ini merupakan langkah proaktif untuk mencegah adanya pelanggaran keamanan di dalam lapas.

BACA JUGA:  Batam Butuh 2.000 Hewan Ternak untuk Cukupi Pasokan Jelang Idul Adha

“Razia gabungan ini adalah deteksi dini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama dalam bidang keamanan,” ujar Kepala Lapas Batam, Heri Kusrita, dalam pernyataan resminya pada Jumat (13/9/2024).

Selain sebagai tindakan preventif, razia ini juga merupakan bagian dari implementasi program “Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju” dan “Back to Basic” dalam rangka menciptakan Lapas Batam yang bebas dari Halinar.

Razia dilaksanakan dengan pendekatan humanis, untuk memastikan suasana tetap kondusif di lingkungan lapas. Petugas gabungan menyisir kamar-kamar hunian, seperti blok B1 hingga B12 dan blok C1, C2, C9, serta C16. Heri Kusrita mengingatkan petugas untuk tetap sopan dan santun selama pelaksanaan penggeledahan, dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA:  Pasca Pelantikan, Li Claudia Akan Tancap Gas Selesaikan Persoalan Air Bersih di Batam

“Kami selalu menekankan kepada petugas untuk bersikap humanis saat melakukan penggeledahan. Hal ini penting untuk menjaga keamanan serta menghormati hak-hak warga binaan,” lanjut Heri.

Dari hasil razia, tidak ditemukan narkoba. Namun, beberapa barang terlarang seperti kartu remi, sendok stainless, dan benda tajam berhasil diamankan oleh petugas. Barang-barang tersebut disita dan akan segera dimusnahkan.

“Barang-barang terlarang yang ditemukan sudah disita dan akan dimusnahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” ujar Heri.

BACA JUGA:  Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak

Selain razia kamar hunian, petugas BNN Kota Batam juga melakukan tes urine kepada 31 warga binaan di Klinik Pratama Lapas Batam. Hasilnya, tidak ditemukan adanya penggunaan narkotika atau obat terlarang.

Langkah tegas yang diambil Lapas Batam itu merupakan bagian dari upaya nyata untuk memberantas peredaran narkoba dan penyalahgunaan alat komunikasi ilegal di dalam lapas. Lapas Batam terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari Halinar demi mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka
Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak
Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap
Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman
Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak
PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut
Air Mata Amsakar Pecah Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan Oleh Ibu Tiri, Janji Masa Depannya Tak Boleh Terputus
PLN Batam Benahi Sistem Perizinan, Gandeng BKPM Lewat Workshop OSS dan LKPM

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:01 WIB

Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:36 WIB

Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:45 WIB

Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:41 WIB

Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:33 WIB

Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak

Berita Terbaru