Disdagin Tanjungpinang Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

- Publisher

Rabu, 6 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil pemantauan Disdagin Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Hasil pemantauan Disdagin Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang telah melakukan pemantauan harga di pasar tradisional, yakni pasar Baru dan pasar Bintan Center, pada Oktober hingga awal November 2024. Hasil pemantauan menunjukkan adanya perubahan harga di beberapa komoditas, sementara yang lainnya tetap stabil.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyampaikan berdasarkan data yang diperoleh, harga bawang merah mengalami kenaikan sekitar 9,30 persen. Kenaikan ini disebabkan oleh fluktuasi yang terjadi pada nilai tukar dolar yang mempengaruhi harga bawang merah di pasaran.

BACA JUGA:  Pemerintah Perpanjang Pendataan Program BPUM Hingga Akhir November 2020, Ini Syaratnya

Di sisi lain, harga cabai mengalami penurunan pada seluruh varian, dengan kisaran antara 2,33 hingga 11,67 persen. Namun, cabai hijau lokal justru naik sekitar 11,43 persen karena tingginya permintaan pasar.

Pemantauan harga yang dilakukan Disdagin ini, menurut Teguh, untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di Kota Tanjungpinang.

“Kami berkoordinasi dengan disdagin untuk mendapatkan data akurat mengenai harga di pasar tradisional. Informasi ini penting bagi masyarakat untuk memahami dinamika harga yang terjadi,” kata Teguh, Senin (4/11/2024).

BACA JUGA:  Disdagin Tanjungpinang Fasilitasi 120 IKM Dapatkan Sertifikasi Halal

Teguh juga mengimbau masyarakat agar berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan. “Berbelanjalah dengan bijak,” pungkasnya.

Berikut adalah harga komoditas yang terpantau di pasar tradisional Kota Tanjungpinang:

Beras merak dijual dengan harga Rp15.250 per kilogram (Kg), sementara beras gajah merah dan Padang raya masing-masing seharga Rp16.000 per kg dan Rp16.750 per kg. Gula pasir tercatat seharga Rp14.750 per kg, daging ayam dijual Rp39.250 per kg, dan telur ayam seharga Rp1.950 per butir.

BACA JUGA:  Menko PMK Inginkan Pemprov Kepri Miliki Kebijakan Atur Beras

Harga bawang merah Jawa tercatat Rp43.000 per kg, sedangkan bawang putih stabil di harga Rp35.000 per kg. Untuk cabai, harga cabai merah adalah Rp42.000 per kg, dan cabai hijau dijual seharga Rp35.000 per kg.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru