Wamenpora Taufik Hidayat Tekankan Pentingnya Perjalanan Panjang dalam Menjadi Atlet

- Publisher

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Republik Indonesia, Taufik Hidayat. Foto: Kemenpora

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Republik Indonesia, Taufik Hidayat. Foto: Kemenpora

INIKEPRI.COM – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa menjadi seorang atlet bukanlah proses yang instan, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan ketekunan, dedikasi, dan dukungan penuh dari keluarga.

Hal tu disampaikan Wamenpora saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior VI 2024 yang berlangsung di Aula BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (9/11/2024).

Wamenpora Taufik Hidayat menegaskan pentingnya kesabaran dan kerja keras dalam perjalanan menjadi atlet. “Karena atlet itu kan tidak bisa instan langsung ke pertandingan dewasa, memang dibutuhkan perjalanan lama,” ucapnya. Wamenpora menekankan bahwa untuk meraih kesuksesan di dunia olahraga, atlet muda perlu melalui berbagai tahap dan tantangan.

Pada kesempatan tersebut, Wamenpora mengapresiasi digelarnya Kejurnas Catur Junior yang diselenggarakan oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). “Kejurnas ini bagus karena mereka butuh wadah, mereka butuh pertandingan. Ini dari junior, dari kelompok umur. Saya merasakan seperti mereka juga yang bertanding dari usia anak-anak,” tambah Taufik Hidayat, yang juga peraih emas Olimpiade 2004 di cabang bulu tangkis.

BACA JUGA:  AHHA PS FC Pati, Klub Sepakbola Garapan Atta Halilintar dan Putra Siregar?

Wamenpora juga mencatat jumlah peserta Kejurnas Catur Junior VI 2024 yang cukup signifikan, dengan total 530 atlet dari berbagai kategori. Menurut Wamenpora, saat ini sangat sedikit orang yang mau berkomitmen menjadi atlet karena banyak yang menginginkan segala sesuatu berlangsung instan. Namun, ia mengingatkan bahwa perjuangan dalam menjadi atlet adalah sebuah proses yang memerlukan waktu dan usaha.

Selain itu, Wamenpora menggarisbawahi pentingnya dukungan keluarga dalam membentuk seorang atlet. “Mereka datang dari seluruh Indonesia, jauh-jauh ke sini sebagai atlet. Tetapi itulah perjuangan yang untuk ke depannya kalau mereka berhasil, mereka punya prestasi, nikmatnya lebih-lebih dari yang lain,” ungkapnya. Dukungan orang tua, menurutnya, adalah faktor kunci yang dapat membantu para atlet muda untuk terus berkembang dan mencapai puncak prestasi.

BACA JUGA:  Passport Gate Usai, 4 Pemain Timnas Indonesia Kembali Bisa Tampil di Liga Belanda

Wamenpora juga mengakui bahwa salah satu alasan mengapa anak-anak muda enggan menekuni olahraga secara profesional adalah karena adanya anggapan bahwa menjadi atlet tidak memberikan masa depan yang cerah. Namun, ia menegaskan bahwa banyak atlet yang berhasil meraih kehidupan yang lebih baik berkat karier mereka di dunia olahraga.

“InsyaAllah kalau kita mau, kita bisa jadi juara, bisa yang terbaik, kita bisa kok mendapatkan masa depan yang cerah,” tegasnya. Taufik Hidayat menambahkan bahwa tantangan terbesar yang harus dihadapi bukanlah lawan di lapangan, melainkan diri sendiri.

Wamenpora mencontohkan Ketua Umum (Ketum) PB Percasi, Utut Adianto, yang dikenal sebagai mantan atlet catur sukses, yang kini berkiprah di dunia politik sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, perjalanan Utut adalah bukti bahwa dunia olahraga dapat membuka banyak peluang bagi individu yang memiliki tekad dan komitmen kuat.

BACA JUGA:  Amsakar Buka TM Badminton Anniversary, Batam Semakin Dikenal Sebagai Magnet Sport Tourism

Wamenpora sendiri memiliki latar belakang sebagai pemain bulu tangkis nasional yang sukses meraih prestasi di tingkat dunia. “Kita harus mampu mengelola tantangan tersebut dan terus mengembangkan diri,” kata Taufik.

Taufik Hidayat menambahkan bahwa Kemenpora siap memberikan dukungan kepada Percasi dalam hal pembinaan atlet catur di masa depan. “Kalau bisa dibantu, kenapa tidak? Asal tepat sasaran, yang penting buat olahraga, buat Merah Putih,” tegas Wamenpora.

Melalui pernyataan itu, Wamenpora mengingatkan semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung para atlet muda, karena merekalah yang akan menjadi masa depan olahraga Indonesia. Dukungan yang tepat dan berkelanjutan dari keluarga, pemerintah, serta masyarakat sangat dibutuhkan agar para atlet dapat berkembang dan meraih prestasi di kancah internasional.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia Jadi Laga Paling Dinanti
BP Batam International Football Festival 2026: Membangun Fondasi Sepak Bola dari Perbatasan
Prabowo Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030 Bersama Erick Thohir dan John Herdman
Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan, Afrika Selatan Tumbang 2-0
Citramas FC dan DY FC Juarai Liga TopSkor Zona Batam 2026, Wakili Kepri ke Tingkat Nasional
Timnas Indonesia Tundukkan Oman 3-0, Garuda Tampil Solid di Hadapan Pendukung Sendiri
PSG Juara Liga Champions Dua Musim Beruntun, Arsenal Tumbang Dramatis Lewat Adu Penalti
Crystal Palace Juara Conference League Usai Tumbangkan Rayo Vallecano

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 09:12 WIB

Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia Jadi Laga Paling Dinanti

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:35 WIB

BP Batam International Football Festival 2026: Membangun Fondasi Sepak Bola dari Perbatasan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:45 WIB

Prabowo Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030 Bersama Erick Thohir dan John Herdman

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:42 WIB

Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan, Afrika Selatan Tumbang 2-0

Senin, 8 Juni 2026 - 08:43 WIB

Citramas FC dan DY FC Juarai Liga TopSkor Zona Batam 2026, Wakili Kepri ke Tingkat Nasional

Berita Terbaru