Gubernur Ansar Sampaikan Sejumlah Usulan Proyek APBN kepada Wamen PUPR

- Admin

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ansar Ahmad, Senin (9/12/2024), bertemu Wakil Menteri PUPR RI Diana Kusumastuti, membahas sejumlah proyek lanjutan menggunakan dana APBN di Kepulauan Riau. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Ansar Ahmad, Senin (9/12/2024), bertemu Wakil Menteri PUPR RI Diana Kusumastuti, membahas sejumlah proyek lanjutan menggunakan dana APBN di Kepulauan Riau. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Ansar Ahmad, Senin (9/12/2024), bertemu Wakil Menteri PUPR RI Diana Kusumastuti, membahas sejumlah proyek lanjutan menggunakan dana APBN di Kepulauan Riau.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan kantor Kementrian PU Jalan Patimura, Jakarta itu, Gubernur Ansar diantaranya membahas proyek lanjutan di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Yakni penataan plaza di pintu masuk Pulau Penyengat, penataan kawasan Balai Adat, penataan Bukit Kursi, dan lanjutan pembangunan jalan di kawasan Pulau Penyengat sepanjang 1,8 km yang belum rampung dibangun.

“Selain plaza dan penataan Balai Adat, dalam hal ini kita menginginkan penataan jalan sepanjang 1,8 km di Pulau Penyengat agar menjadi priorotas,” kata Gubernur Ansar, Selasa (10/12/2024).

Dalam pertemuan itu Gubernur Ansar juga meminta Kementrian PUPR agar dapat melanjutkan pembangunan Waduk Kawal yang telah dilaksanakan.

Baca Juga :  Hadiri Halal Bihalal LDII, Ansar Tegaskan untuk Membangun Kepri Butuh Kebersamaan

Lanjutan pembangunan Waduk Kawal ini terkait sistem penyediaan air minum (SPAM) regional antara Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Balai Wilayah Sungai Sumatera I tahun 2024 telah memasang transmisi sepanjang 1 km. Anggaran untuk itu sebesar Rp21 miliar.

Gubernur Ansar meminta Kementrian PU melalui Dirjen Sumberdaya Air melanjutkan pembanguan transmisi sepanjang 21,6 km, sedangkan Dirjen Cipta Karya mengalokasikan anggaran untuk pemasangan instalasi pipa.

Menindaklanjuti hal tersebut, kata Gubernur Ansar, nantinya akan dilaksanakan kesepakatan lima pihak, yakni Dirjen Cipta Karya, Dirjen Sumberdaya Air, Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan.

“Nanti akan disipakan berita acara nota kesepahaman (MoU) terkait apa yang akan dilaksanakan masing-masing pihak,” jelas Gubernur.

Dalam Hal ini Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan menyiapkan offtaker (pembeli air) dan sambungan rumah (SR)warga yang menjadi pelayanan kab/kota.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Serahkan Remisi untuk 3.047 Warga Binaan di Kepri

Sedangkan Pemerintah Provinsi Kepri melanjutkan jaringan distribusi utama  (JDU) di wilayah Kota Tanjung secara bertahap.

“Pada tahun anggaran 2023 lalu Pemprov telah menganggarkan Rp14 miliar,” terang Ansar.

Selain itu, kepada Wamen Diana Kusumastuti, Gubernur Ansar juga menyampaikan rencana pembangunan Tugu Bahasa Pulau Penyengat.

Tahun 2025 Pemprov Kepri dijelaskan Gubernur menganggarkan sebesar Rp2 miliar untuk rancang bangun rinci (detail engineering design/DED) dan Rp500 juta untuk dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal).

DED dan dokumen Amdal ini untuk melengkapi kriteria sehingga pembangunan Tugu Bahasa Pulau Penyengat ini dapat dilaksanakan tahun 2026 mendatang.

“Pembangunan Tugu Bahasa ini penting bagi Kepulauan Riau, mengingat akan menjadi simbol Pulau Penyengat sebagai asal Bahasa Indonesia,” tegas Gubernur.

Baca Juga :  Ansar Ahmad & Soerya Respationo Nonton Bareng Final Piala Dunia 2022 Bersama Masyarakat Batam

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Ansar juga menyampaikan usulan pembangunan lanjutan jalan Gurindam 12 senilai Rp38 miliar dan peningkatan Jalan Nusantara Kijang senilai Rp16 miliar, kemudian penataan kawasan Gurindam 12 berupa pedestrian dan landcape.

Melalui Balai Jalan Nasional Gubernur berharap pembangunan lanjutan Jalan Gurindam 12 dan Jalan Nusantara Kijang dapat dilaksanakan tahun 2025 mengingat kriteria persyaratannya telah lengkap dan tervalidasi.

“Menanggapi berbagai usulan itu Ibu Wamen respek. Kita berharap semua usulan bisa terlaksana,” kata Gubernur Ansar.

Mendampingi Gubernur dalam pertemuan itu Plt Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Rodi Yantari dan Kabid Cipta Karya Said Wahidin. Sementara Wamen didampingi lengkap semua Dirjen yang ada di Kementrian PUPR.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB