Gubernur Ansar Ahmad Pimpin Rapat Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis

- Admin

Sabtu, 11 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri, perwakilan kabupaten/kota di Kepulauan Riau, serta Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN) Enny Nurbaiti di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/1/2025). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri, perwakilan kabupaten/kota di Kepulauan Riau, serta Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN) Enny Nurbaiti di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/1/2025). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri, perwakilan kabupaten/kota di Kepulauan Riau, serta Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN) Enny Nurbaiti di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/1/2025).

Dalam paparannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Rika Azmi, menjelaskan bahwa Program MBG merupakan salah satu implementasi Astacita Presiden Prabowo, yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia melalui kesehatan, teknologi, pendidikan dan program makanan bergizi gratis.

Menurut Rika, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi seperti penciptaan lapangan kerja, pengurangan beban penduduk miskin dan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.

“Selain itu, di sektor pendidikan, program ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi, partisipasi dan kehadiran siswa, serta mengurangi angka putus sekolah,” kata Rika.

Rika menambahkan bahwa peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program MBG sangat strategis. Pemerintah daerah bertanggung jawab mendukung pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPTG), mempercepat perizinan pendirian kantor perwakilan dan satuan pelayanan, memutakhirkan data kelompok sasaran, serta menyusun kebijakan penyelenggaraan program di tingkat lokal.

Baca Juga :  Peringati 1 Muharam 1445 H di Anambas, Ansar Sebut Momentum Evaluasi Diri

“Pemerintah daerah juga berperan dalam pemberdayaan petani, peternak dan nelayan lokal untuk memastikan ketersediaan pangan bergizi. Selain itu, kami juga bertugas melakukan pengukuran antropometri, sertifikasi higienis dan inspeksi kesehatan lingkungan di satuan pelayanan,” ujar Rika.

Rika mengatakan, bahwa program MBG ini menyasar dua kelompok utama, yakni peserta didik dan non-peserta didik. Peserta didik meliputi siswa PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, pesantren dan pendidikan khusus. Sementara kelompok non-peserta didik terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Rika juga menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Badan Gizi Nasional menargetkan pembentukan 5000 Satuan Pelayanan di seluruh Indonesia, di mana 253 di antaranya berada di Kepri. Kabupaten Bintan direncanakan memiliki 22 Satuan Pelayanan, Karimun 32, Anambas 19, Lingga 33, Natuna 19, Tanjungpinang 19 dan Batam 109 Satuan Pelayanan.

“Jumlah satuan pelayanan ini kami usulkan berdasarkan kondisi geografis Kepulauan Riau yang unik, termasuk banyaknya wilayah terpencil. Model pelayanan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) juga akan disesuaikan dengan kebutuhan setempat,” tambahnya.

Pelaksanaan program ini akan dilakukan secara bertahap, dengan target capaian 19% pada tahun 2025, 40% pada tahun 2026, 60% pada tahun 2027, 80% pada tahun 2028 dan selesai 100% pada tahun 2029. Di Kepri, pada tahun 2025, program ini ditargetkan menyasar sekitar 98.068 dari 516.149 orang peserta didik, termasuk siswa PAUD, TK, dan SD sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Temui Dirjen Imigrasi Minta Diskresi untuk Permudah Masuknya Wisman

“Semoga pada tahun 2029, program makan bergizi gratis di Kepulauan Riau, dengan 516.149 orang peserta didik selesai sesuai target yang telah ditetapkan,” harapnya.

Rika menutup paparannya dengan menjelaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat dalam keberhasilan program ini.

“Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya pola makan sehat, sekaligus mendukung perekonomian lokal,” pungkasnya.

Program MBG diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat Kepulauan Riau, khususnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sementara itu, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa program MBG menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kepulauan Riau. “Program ini bukan sekadar memberikan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan kompetitif di Kepulauan Riau,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar menambahkan, keberhasilan program ini memerlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. “Kami akan memastikan bahwa semua pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, satuan pelayanan, hingga masyarakat, mampu menjalankan perannya dengan baik. Dengan begitu, tujuan dari program ini dapat tercapai,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Raih Terbaik Tiga Nasional pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023

Gubernur Ansar dalam rapat ini juga menegaskan bahwa program MBG di Kepri menjadi salah satu prioritas strategis pemerintah provinsi. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, terutama anak-anak, mendapatkan asupan gizi yang cukup. Dengan ini, generasi masa depan Kepri dapat tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

Gubernur Ansar juga berharap agar semua pihak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan optimal. “Saya mengajak seluruh kepala OPD, dinas terkait, hingga pemerintah kabupaten/kota untuk bekerja bersama, menghilangkan hambatan dan mempercepat pelaksanaan program ini. Sinergi kita sangat menentukan kesuksesan program MBG,” tegas Ansar.

Gubernur Ansar menyampaikan bahwa ia akan terus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan sesuai rencana. “Saya berharap, hingga 2025, 19?ri target dapat tercapai, dan pada tahun 2029, seluruh sasaran program telah terlayani dengan baik,” harapnya.

Di akhir rapat, Gubernur Ansar memberikan arahan untuk memastikan setiap tahap program berjalan dengan efektif. “Saya ingin memastikan bahwa MBG tidak hanya bermanfaat secara jangka pendek, tetapi juga menjadi program yang membawa perubahan nyata bagi masyarakat Kepulauan Riau. Mari kita wujudkan Kepri yang lebih sehat dan sejahtera,” tutupnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Berita Terbaru