Menag: Isra Mikraj Mengajarkan Pentingnya Menegakkan Salat

- Publisher

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Istimewa/Humas Kemenag

Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Istimewa/Humas Kemenag

INIKEPRI.COM – Umat Islam di seluruh dunia memperingati peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad saw, sebuah perjalanan spiritual monumental yang menjadi titik balik dalam sejarah dakwah Islam. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesan terpenting dari Isra Mikraj adalah menegakkan salat, yang menjadi “oleh-oleh” utama Rasulullah saw dari peristiwa suci tersebut.

“Isra Mikraj adalah perjalanan spiritual luar biasa yang menjadi puncak hubungan seorang hamba (al-abd) dengan Sang Pencipta (al-Khalik) menuju kesempurnaan ruhani (insan kamil). Pesan utama dari peristiwa ini adalah salat, yang juga disebut Rasulullah sebagai Mi’rajnya orang mukmin,” ujar Menag dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (26/1/2025).

BACA JUGA:  UAS Rangkul Fatimah, Netizen Doakan Begini

Pesan Salat dalam Kehidupan

Menag mengajak umat Islam untuk menjadikan salat sebagai fondasi spiritualitas dan pilar kehidupan beragama. Salat, katanya, tidak hanya mencerminkan hubungan vertikal dengan Allah SWT, tetapi juga membawa pesan horizontal, yaitu tentang pentingnya menebar kedamaian dan keselamatan.

“Salat mengajarkan kedisiplinan, ketundukan, dan hubungan yang erat dengan Allah Swt. Ditutup dengan salam, salat mengingatkan kita untuk terus menebarkan kedamaian kepada sesama manusia,” jelas Menag.

BACA JUGA:  11 PPPK Kemenag Anambas Dilantik Serentak Nasional, Menag: ASN Harus Berkepribadian Bersih!

Ia juga menekankan bahwa salat adalah fondasi yang menguatkan nilai-nilai keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa. “Ketika fondasi ini kuat, spiritualitas yang terinternalisasi dengan baik akan menjadi landasan untuk membangun persatuan, toleransi, dan harmoni sosial,” tambahnya.

Menag menyoroti bahwa salat tidak hanya soal kesalehan individual, tetapi juga harus berdampak pada kesalehan sosial. “Salat mengajarkan kita bahwa kesalehan pribadi harus membawa manfaat bagi masyarakat, menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang adil dan bermartabat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Gelar Peringatan Isra Mikraj, Ribuan Pegawai Hadir Refleksikan Maknanya

Menag berharap, peringatan Isra Mikraj tahun ini menjadi inspirasi bagi umat untuk terus memperkuat iman, memperbaiki amal, dan membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

“Dengan menjadikan spiritualitas sebagai landasan dan salat sebagai pilar, mari kita hadirkan peradaban yang penuh rahmat dan keberkahan,” tandasnya.

Isra Mikraj tidak hanya menjadi momentum peringatan, tetapi juga ajakan refleksi bagi umat Islam untuk menjadikan salat sebagai jalan memperkuat hubungan dengan Allah Swt sekaligus membangun harmoni dan kesejahteraan sosial.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Berita Terbaru