Smelter Pasir Kuarsa Akan Dibangun di Natuna, Pertama di Indonesia!

- Publisher

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan seusai menerima kunjungan investor pembangunan KEK industri hilirisasi pasir kuarsa, pada Senin (14/4/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Bupati Natuna Cen Sui Lan seusai menerima kunjungan investor pembangunan KEK industri hilirisasi pasir kuarsa, pada Senin (14/4/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Smelter hilirisasi (pengolahan mineral) pasir kuarsa akan segera dibangun di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau Kepri. Smelter hilirisasi pasir kuarsa ini akan menjadi yang pertama di Indonesia, dan nantinya akan berada dalam kawasan ekonomi khusus (KEK).

Rencana investasi tersebut disampaikan Bupati Natuna Cen Sui Lan seusai menerima kunjungan investor pembangunan KEK industri hilirisasi pasir kuarsa, pada Senin (14/4/2025).

BACA JUGA:  Jelang FGD Bersama Komisi II DPR RI, Cen Sui Lan Dukung Penuh Pemekaran Provinsi Natuna-Anambas

Pertemuan Bupati Natuna Cen Sui Lan dengan investor pembangunan KEK industri (smelter) hilirisasi pasir kuarsa tersebut dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Natuna.

Dalam pertemuan tersebut, Cen Sui Lan menyimak paparan dan presentasi dari pihak investor, Aliang dan Robinson Tan selaku pimpinan dan Tim PT Vendoor Eco Batam Indonesia.

PT Vendoor Eco Batam Indonesia ini bakal menjadi pemrakarsa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) industri di Kabupaten Natuna.

BACA JUGA:  Di Paripurna LKPJ Bupati Natuna 2024, Cen Sui Lan Minta Dukungan Seluruh Pihak untuk Wujudkan 'Natuna Maju'

Dalam persentasi itu, Cen Sui Lan didampingi Hadi Candra Koordinator Staf Khusus Bupati Natuna dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Natuna.

Cen Sui Lan berharap, rencana pembangunan smelter hilirisasi pasir kuarsa di Kabupaten Natuna, segera terwujud.

“Sesuai perintah Presiden Prabowo dan RPJMN tentang hilirisasi produk mineral kritis, agar masyarakat dan rakyat Indonesia menerima manfaat yang lebih. Sebagai dampak positif kebijakan negara yang mulai melarang bahan Sumber Daya Alam mentah diekspor ke luar negeri,” jelas Cen Sui Lan saat memberikan keterangan, Selasa (15/4/2025).

Untuk merealisasikan kebijakan Hilirisasi Pasir Kuarsa tersebut, Cen Sui Lan memberikan dorongan dan arahan kepada Aliang dan Robinson dan Tim PT Vendoor Eco Batam Indonesia sebagai Pemrakarsa KEK industri di Natuna, segera memproses dokumen dokumen.

Hal itu dimaksudkan agar KEK smelter hilirisasi pasir kuarsa di Natuna, segera diwujudkan.

“Saya sebagai Bupati (Natuna) akan selalu mempermudah segela bentuk dukungan dan perizinan lainnya. Agar investasi bisa direalisasikan di Natuna. Bahkan nanti, saya sendiri akan menghadap Pak Airlangga Hartarto seabagai Ketua Dewan Nasional KEK yang juga Menko Perekonomian guna mewujudkan smelter hilirisasi pasir kuarsa ini,” tegas Cen Sui lan yang memiliki hubungan yang sangat baik dengan Menko tersebut.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Tegaskan Komitmen Pemda Natuna untuk Fasilitasi Pemasaran UMKM Lokal

Cen Sui Lan mengimbau, perusahaan-perusahaan di Kabupaten Natuna yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), harus segera menyesuaikan diri.

“Saya akan beri kesempatan mereka untuk menyesuaikan perintah Presiden Prabowo mengenai hilirisasi sumber daya mineral ini. Agar negara dan rakyat bisa menerima manfaat yang lebih. Sehingga kita dapat bersaing dan pendapatan negara. Serta retribusi semakin meningkatkan. Selanjutnya, dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat,” kaa Cen Sui Lan menambahkan.

Cen Sui Lan menyebutkan, KEK smelter hilirisasi pasir kuarsa di Natuna, diperkirakan seluas 577 hektare. Di KEK industri ini bakal dilakukan pembangunan pabrik kaca berbagai jenis. Sehingga bisa menyerap tenaga kerja yang cukup banyak.

“Ke depan, Pemkab Natuna segera juga menyiapkan pelatihan-pelatihan bagi warga Natuna usia produktif. Sehingga, KEK industri di Natuna akan merekrut tenaga kerja lokal dalam jumlah yang banyak. Kualifikasi keterampilan putra putri Natuna harus kita siapkan,”

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru