Amsakar Ajak Warga Batam Manfaatkan Perkarangan untuk Ketahanan Pangan

- Publisher

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Perkarangan Pangan Lestari (P2L) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Batamkota yang digelar di Pendopo Cenderawasih Merak, Perumahan KDA Batamcentre, Selasa (6/5/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Perkarangan Pangan Lestari (P2L) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Batamkota yang digelar di Pendopo Cenderawasih Merak, Perumahan KDA Batamcentre, Selasa (6/5/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai solusi keterbatasan lahan pertanian.

Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Perkarangan Pangan Lestari (P2L) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Batamkota yang digelar di Pendopo Cenderawasih Merak, Perumahan KDA Batamcentre, Selasa (6/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 program prioritas Pemko Batam, salah satunya pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok. Amsakar mengatakan, kondisi geografis Batam yang tidak memiliki lahan pertanian produktif menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan komoditas pangan, khususnya hortikultura seperti cabai.

“Di Batam tidak tersedia lahan pertanian yang luas, kecuali di Pulau Canon dan Subang Mas, itu pun dengan keterbatasan. Maka, kita dorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam, terutama komoditas strategis seperti cabai,” kata Amsakar.

BACA JUGA:  Pemko Batam Terima Akta Penyerahan Hak Lahan PSU Perumahan dari Pengembang

Ia menyebut, salah satu faktor yang memicu inflasi di Batam adalah fluktuasi harga cabai. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dalam menanam komoditas tersebut akan membantu menekan laju inflasi. “Inflasi Batam sempat stabil di angka 0,38 persen. Ini tidak lepas dari kontribusi semua pihak,” lanjutnya.

“Untuk itu, ketahanan pangan ini menjadi bagian dari 15 program prioritas kami (Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra),” tambahnya.

Adapun 15 program prioritas tersebut, yakni Optimalisasi pengembangan dan pelayanan air bersih, Optimalisasi penanganan banjir, Pengobatan gratis masyarakat ber-KTP Batam dan BPJS ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, Pinjaman modal tanpa bunga maksimal Rp 20 juta untuk UMKM, Seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, Bantuan lansia, Peningkatan kualitas pelatihan tenaga kerja dan industri kreatif.

BACA JUGA:  Danrem 033 WP Kunker ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam

Selain itu, Beasiswa perguruan tinggi masyarakat hinterland dan siswa berprestasi tidak mampu, Penataan sistem transportasi publik terintegrasi (pengembangan BRT dan pembangunan LRT), Percepatan pembangunan jalan lingkar, Penyediaan pusat seni budaya panguyuban se-Kota Batam, Pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok, Pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, Pembangunan sekolah baru dan ruang kelas baru, terakhir,  Peningkatan investasi dan destinasi MICE.

Dalam pelatihan ini, sebanyak 16 KWT dari Kecamatan Batamkota ikut serta, yang merupakan bagian dari 2.400 anggota KWT se-Kota Batam. Mereka dilatih untuk memanfaatkan lahan terbatas secara optimal melalui program P2L.

BACA JUGA:  Tekad Amsakar Achmad Wujudkan Batam Dahsyat

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis dalam mendukung visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam menciptakan ketersediaan pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap pengelolaan pasokan dan stok pangan di Batam semakin baik dan masyarakat bisa merasakan dampaknya secara langsung,” ujarnya.

Mardanis, melaporkan bahwa peserta pelatihan ini merupakan 16 KWT se-Kecamatan Batamkota. Peserta ini merupakan bagian dari 2.400 anggota KWT se-Kota Batam. “Semoga, dengan kegiatan ini, kebutuhan pangan cukup, berkualitas, aman dan harga terjangkau,” katanya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Cegah Lahan Tidur, BP Batam Wajibkan Pelaporan Perizinan Mandiri Secara Online Via LMS
TP-PKK Batam Borong Penghargaan Lomba Vlog Nasional, Erlita: Bukti Kader Mampu Berinovasi di Era Digital
Kabar Baik! Proyek Pipa Baru BP Batam Hampir Rampung, Air Bengkong-Batuampar Segera Lancar
Amsakar Apresiasi Taspen, Santunan Rp248 Juta untuk Ahli Waris ASN Cair Tepat Waktu
Amsakar Achmad Mulai Penataan Wajah Batam, Bangun Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan
Tak Buang Waktu, Banggar DPRD Batam Tancap Gas Susun Jadwal Pembahasan APBD 2027
34 Putra-Putri Hinterland Raih Beasiswa Kuliah Gratis hingga Biaya Hidup dari Pemko Batam
PLN Batam dan Lanud Hang Nadim Komitmen Tingkatkan Kerja Sama untuk Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 10:26 WIB

Cegah Lahan Tidur, BP Batam Wajibkan Pelaporan Perizinan Mandiri Secara Online Via LMS

Senin, 13 Juli 2026 - 09:22 WIB

TP-PKK Batam Borong Penghargaan Lomba Vlog Nasional, Erlita: Bukti Kader Mampu Berinovasi di Era Digital

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kabar Baik! Proyek Pipa Baru BP Batam Hampir Rampung, Air Bengkong-Batuampar Segera Lancar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:36 WIB

Amsakar Apresiasi Taspen, Santunan Rp248 Juta untuk Ahli Waris ASN Cair Tepat Waktu

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:20 WIB

Amsakar Achmad Mulai Penataan Wajah Batam, Bangun Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan

Berita Terbaru