Dari Ruang Kelas ke Taman Baqi: Kepergian Sang Guru Bahasa SMKS Kartini Batam di Tanah Para Nabi

- Publisher

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusman Johar bin Djohar. Foto: Tangkapan Layar Instagram Tribun Batam

Yusman Johar bin Djohar. Foto: Tangkapan Layar Instagram Tribun Batam

INIKEPRI.COM – Di bawah langit fajar Madinah yang temaram, di antara gema doa-doa yang menggema dari Masjid Nabawi, seorang anak bangsa mengakhiri perjalanannya.

Yusman Johar bin Djohar, laki-laki berusia 56 tahun, menutup mata untuk terakhir kalinya pada Senin, 12 Mei 2025, pukul 04.46 waktu setempat. Ia bukan sekadar seorang jemaah haji—ia adalah seorang guru, dosen, dan saksi ahli. Seorang pendidik yang telah menabur ilmu dalam diam, lalu kembali ke pangkuan Sang Khalik dalam hening dan husnul khatimah.

Yusman tergabung dalam Kloter 02 Embarkasi Batam. Ia mengembuskan napas terakhirnya di RS King Fadh, Madinah, akibat severe sepsis with septic shock. Dan kini, tubuhnya bersemayam di pemakaman Baqi—tanah suci para wali, sahabat, dan para syuhada.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Husman, Humas Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, dilansir dari laman Tribun Batam.

BACA JUGA:  APBD Batam 2026 Rp4,73 T, Amsakar Dorong Transformasi SDM dan Infrastruktur

“Benar, ada satu jemaah asal Kota Batam, Kloter dua, atas nama Yusman Johar bin Djohar yang meninggal dunia di Madinah,” ujarnya lirih, Selasa (13/5/2025).

Ucapan duka itu menggema, bukan hanya dari lembaga resmi, tetapi dari hati-hati yang pernah disentuh oleh ilmu dan keteladanan almarhum.

Almarhum merupakan guru Bahasa Indonesia di SMKS Kartini Batam dan juga dosen di Universitas Batam (Uniba). Sosoknya dikenal bijak dalam tutur, tenang dalam sikap, dan tegas saat kebenaran harus dibela.

Di ruang sidang, ia pernah bersaksi sebagai ahli bahasa dalam beberapa perkara penting, termasuk kasus Rempang dan sidang Bang Long. Terakhir, ia tampil sebagai saksi ahli dalam kasus hukum yang menyeret oknum Satresnarkoba Polresta Barelang.

Sekolah tempat ia mengabdi pun menyampaikan duka melalui unggahan penuh doa. “Semoga amal ibadahnya diterima, diampuni segala dosanya, dan Allah tempatkan dalam keridhaan-Nya,” tulis akun resmi SMKS Kartini Batam.

BACA JUGA:  373 Jemaah Haji Kloter 3 Embarkasi Batam Bertolak ke Madinah, 1 Tunda Karena Sakit

Kalimat-kalimat itu mengalir dari hati yang kehilangan, dari murid-murid yang tak lagi bisa menyapa sang guru, dan dari rekan sejawat yang kehilangan sosok pembimbing penuh dedikasi.

Dua Jamaah Haji Embarkasi Batam Bersemayam di Tanah Para Nabi

Kepergian Yusman bukan satu-satunya duka dari Tanah Suci. Sebelumnya, pada 8 Mei 2025, Abdul Kadir (84), jemaah haji asal Kabupaten Karimun, juga berpulang. Keduanya dimakamkan di Baqi—tanah yang tak hanya harum oleh sejarah, tetapi kini juga menyimpan nama-nama pejuang keimanan masa kini.

“Semua jemaah sudah diperiksa kesehatannya sebelum diberangkatkan,” ujar Zulkarnain, Sekretaris PPIH Embarkasi Batam. Namun, takdir memiliki garisnya sendiri. Dari ribuan jemaah yang berangkat, dua di antaranya kini telah berpulang lebih dulu, insya Allah dalam keadaan suci dan mulia.

BACA JUGA:  Upacara Hari Jadi Batam ke-195, Amsakar: Jadikan Momentum untuk Memupuk Semangat Persatuan dan Kebersamaan

Embarkasi Batam tahun ini memberangkatkan total 11.840 jemaah dalam 27 kloter, berasal dari Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi. Di tengah arus ribuan langkah menuju Baitullah, dua langkah telah berhenti lebih awal. Tapi bukan dengan sia-sia—melainkan sebagai tamu yang dijemput Tuhan di rumah-Nya sendiri.

Yusman Johar bukan hanya nama dalam daftar, bukan sekadar angka statistik. Ia adalah saksi hidup ilmu pengetahuan, seorang pengabdi pendidikan, dan seorang hamba yang telah menyempurnakan rukun Islam hingga tuntas. Kini, di antara lorong sunyi Madinah, ia beristirahat. Semoga setiap ilmu yang ia ajarkan menjadi cahaya yang menerangi jalannya di alam keabadian.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Muskot Akuatik Batam 2026: Donal Frans P Nahkoda Baru, Fokus pada Pembinaan dan Prestasi
BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku
Warga Tiban Terkesan, Iman Sutiawan Datang Terobos Hujan Deras Demi Cari Solusi Banjir
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Amsakar Siapkan 64 Titik Jadi Mesin Baru Ekonomi Batam
SMPN 34 Batam Menggema di Panggung Dunia, Marching Band Gita Pratama Gemilang Sabet Juara 1 Internasional
Cuaca Batam: Minggu 17 Mei 2026! Tanpa Hujan, Tapi Awan Tebal Menutup Langit dari Pagi hingga Malam
Pemko Batam Pastikan Pembangunan Sarpras Kodaeral IV Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
Pemko Batam Bayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 6.000 Nelayan, Amsakar-Li Claudia Perkuat Jaminan Sosial Pesisir

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:35 WIB

Muskot Akuatik Batam 2026: Donal Frans P Nahkoda Baru, Fokus pada Pembinaan dan Prestasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:04 WIB

BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:12 WIB

Warga Tiban Terkesan, Iman Sutiawan Datang Terobos Hujan Deras Demi Cari Solusi Banjir

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:50 WIB

SMPN 34 Batam Menggema di Panggung Dunia, Marching Band Gita Pratama Gemilang Sabet Juara 1 Internasional

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:34 WIB

Cuaca Batam: Minggu 17 Mei 2026! Tanpa Hujan, Tapi Awan Tebal Menutup Langit dari Pagi hingga Malam

Berita Terbaru