Puisi Amsakar dan Gaung Melayu yang Menggema di Kenduri Seni Melayu ke-26

- Publisher

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Kenduri Seni Melayu ke-26. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Kenduri Seni Melayu ke-26. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM  – Malam mulai turun perlahan di pelataran Harbour Bay, namun semangat para pecinta seni dan budaya justru makin menyala. Di tengah gemerlap panggung Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-26, satu momen mencuri perhatian. Bukan denting musik, bukan pula tarian warna-warni. Tapi sebuah puisi. Dibacakan perlahan namun mantap oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Berjudul Uwak, puisi ini adalah karya ciptaannya sendiri, dihidupkan lewat suara dan gestur yang menggugah. Penonton terdiam, larut dalam untaian kata yang mengalir penuh rasa, membangkitkan memori dan identitas budaya Melayu. Bukan hanya sebuah pembacaan, tapi penegasan bahwa seni dan pemerintahan bisa berjalan seiring, saling menguatkan akar kebudayaan.

“Uwak ini kalau bahasa ibu saya, Kepri, sama dengan bapak. Puisi ini saya persembahkan untuk seluruh bapak-bapak di muka bumi atas jerih payah beliau yang sudah diberikan kepada kita. Maka lahirlah puisi yang berjudul Uwak ini,” kata Amsakar.

Dan malam itu, satu puisi Uwak menjadi lebih dari sekadar untaian kata. Ia menjelma sebagai suara hati yang membangkitkan semangat, menggugah kesadaran, dan meneguhkan kembali akar budaya Melayu melalui event KSM.

BACA JUGA:  Peringati HUT ke-75, Marinir 10/SBY Batam Ikuti Upacara Secara Virtual

Sebelum berpuisi, Amsakar menyampaikan bahwa KSM ke-26 bukan hanya panggung pertunjukan, tapi juga panggung diplomasi budaya. Tahun ini, sebanyak 368 peserta turut ambil bagian, berasal dari negara-negara serumpun seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, serta berbagai daerah di Indonesia.

“Saya sangat berterima kasih atas konsistensi kita dalam menggelar KSM hingga ke-26 kalinya. Ini bukan sekadar acara, ini adalah cerminan komitmen kita melestarikan Melayu,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menegaskan pentingnya pelestarian kesenian dan kebudayaan Melayu sebagai identitas daerah sekaligus daya tarik wisata.

“Melestarikan budaya Melayu, mempererat silaturahmi dengan negara-negara serumpun, dan mendorong pergerakan ekonomi adalah tujuan utama KSM. Ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Batam,” ujar Amsakar.

Ia optimistis, dengan kemasan yang lebih kreatif dan promosi yang tepat, ribuan pengunjung akan datang menikmati event serupa. “Semakin banyak event kita gelar, semakin besar peluang menarik wisatawan mancanegara ke Nusantara, melalui Batam,” katanya.

Tak berhenti di acara tahunan, Amsakar juga membocorkan rencana besar yakni membangun panggung seni budaya permanen di Kota Batam. Gedung Beringin disebut-sebut sedang dikaji sebagai pusat kebudayaan bagi berbagai komunitas seni dan budaya dari seluruh Indonesia yang menetap di Batam.

BACA JUGA:  Polsek Belakang Padang Gagalkan Pengiriman Ilegal CPMI ke Malaysia, Satu Pelaku Diamankan

“Kalau kita bisa mengemas acara seperti ini dengan lebih kreatif, saya yakin akan menarik ribuan orang datang. Ini nilai tambah besar untuk Batam,” katanya.

Ia pun mengapresiasi kontribusi para seniman dan budayawan dalam menyukseskan gelaran KSM. “Terima kasih atas pertunjukan luar biasa yang telah ditampilkan. Ini bentuk kecintaan terhadap budaya kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan bahwa KSM tahun ini menjadi satu-satunya event di Provinsi Kepulauan Riau yang berhasil masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. Kegiatan KSM tahunan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (16-18/5/2025).

“KSM ini telah terselenggara tanpa jeda selama 26 tahun berturut-turut, termasuk saat masa pandemi. Walaupun saat pandemi COVID-19, kami tetap berkomitmen melaksanakan KSM dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Ardiwinata menjelaskan bahwa pelaksanaan KSM merupakan bagian dari upaya pelestarian 10 Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Batam. Di sisi lain, acara ini juga menjadi salah satu atraksi unggulan untuk menarik wisatawan ke Batam. “Kegiatan ini sejalan dengan program Pak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Batam yang ingin menjadikan Batam sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition),” tambahnya.

BACA JUGA:  Galakkan Hidup Sehat, PKK Kota Batam Gelar Senam Setiap Minggu

Selain pertunjukan seni budaya, pengunjung juga akan disuguhi bazar yang menyajikan aneka kuliner khas daerah. Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam turut ambil bagian dalam menyajikan sajian tradisional khas Melayu yang menjadi daya tarik tersendiri selama acara berlangsung.

Sementara itu, Ketua LAM Kepri Kota Batam, Raja M Amin, mengajak semua generasi muda menanamkan kecintaan terhadap kesenian dan budaya Melayu melalui kegiatan KSM tersebut. “Kalau kegiatan kesenian dan kebudayaan tidak digelar, maka budaya asing akan mengisi kekosongan dalam benak generasi kita,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang peduli dengan kesenian dan budaya Melayu. “Terima kasih sudah peduli dengan Melayu, semoga terwujud Batam bandar dunia Madani,” ucapnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:15 WIB

Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal

Jumat, 17 April 2026 - 12:03 WIB

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Berita Terbaru