INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna menunjukkan komitmen kuat terhadap kesejahteraan warganya.
Di bawah kepemimpinan Bupati Cen Sui Lan, pemerintah daerah memastikan percepatan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk bulan Juni 2025.
Kebijakan ini diambil sebagai respons langsung atas kebutuhan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H, yang jatuh pada 6 Juni 2025.
“Ya, kita percepat pencairannya sebelum Lebaran ini,” ujar Bupati Natuna Cen Sui Lan dikutip dari TribunBatam, Selasa (3/6/2025).
Ia juga menegaskan, keputusan ini lahir dari aspirasi para kepala desa yang disampaikan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu.
Para kepala desa berharap dana dapat segera disalurkan agar bisa digunakan untuk persiapan hari raya dan mendukung program-program desa.
Menanggapi hal itu, Cen Sui Lan langsung mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan percepatan proses pencairan.
“Iduladha adalah momen penting bagi masyarakat. Kita ingin mereka bisa menyambut hari besar ini dengan tenang dan cukup secara ekonomi. Karena itu, kami upayakan agar dana sudah bisa dicairkan sebelum tanggal 6 Juni,” jelasnya.
Cen Sui Lan juga menyoroti pentingnya aliran dana pemerintah terhadap dinamika ekonomi lokal.
Menurutnya, percepatan ADD bukan hanya bentuk kepekaan terhadap momentum keagamaan, tetapi juga strategi untuk menjaga perputaran ekonomi di tengah masyarakat desa.
“Ekonomi lokal sangat bergantung pada kucuran dana seperti ini. Kami ingin masyarakat terbantu, terutama untuk kebutuhan pokok dan keperluan Hari Raya Kurban,” tambahnya.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Natuna, Suhardi, menyampaikan bahwa pencairan ADD biasanya dilakukan paling lambat setiap tanggal 9.
Namun, demi menyesuaikan dengan waktu Iduladha, jadwal pencairan kali ini dimajukan.
“Karena lebaran jatuh tanggal 6, maka sesuai arahan Ibu Bupati, kami percepat. Saat ini proses administrasi sudah berjalan, dan targetnya dana sudah masuk ke rekening desa sebelum hari H,” jelas Suhardi.
Dana yang dicairkan akan digunakan untuk membayar insentif kepala desa, perangkat desa, RT/RW, serta tunjangan anggota BPD.
Di samping itu, dana juga dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat yang telah direncanakan di masing-masing desa.
Suhardi berharap agar setiap desa dapat menggunakan dana tersebut secara optimal, baik untuk kebutuhan kelembagaan maupun untuk kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan langkah cepat ini, pemerintah daerah berharap seluruh warga desa di Natuna bisa menyambut Iduladha dengan lebih nyaman, serta menggairahkan kembali aktivitas ekonomi menjelang hari besar keagamaan.
Penulis : IZ

















