Mau Jadi Admin Judol di Kamboja, WNI Diselamatkan BP3MI di Tanjungpinang

- Publisher

Minggu, 8 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga Sumatera Utara berinisial MZ (kiri) yang diduga akan dipekerjakan sebagai operator judi online di Kamboja, dimintai keterangan oleh petugas Balai Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau (Kepri) di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Riau, Rabu (4/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Kementerian P2MI

Seorang warga Sumatera Utara berinisial MZ (kiri) yang diduga akan dipekerjakan sebagai operator judi online di Kamboja, dimintai keterangan oleh petugas Balai Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau (Kepri) di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Riau, Rabu (4/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Kementerian P2MI

INIKEPRI.COM – Seorang warga Sumatera Utara berinisial MZ berhasil digagalkan keberangkatannya oleh pihak Balai Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau saat hendak dikirim ke Kamboja untuk diduga bekerja sebagai operator situs judi daring.

Informasi tersebut disampaikan BP3MI Kepri dalam keterangan resmi pada Sabtu (7/6/2025). MZ sempat tergiur tawaran gaji besar, yaitu sekitar Rp10 juta per bulan, sebelum akhirnya diamankan di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada Rabu (4/6).

Kepala BP3MI Kepri, Kombes Pol Imam Riyadi, menjelaskan bahwa pengiriman MZ difasilitasi oleh sindikat penempatan ilegal tenaga kerja. Pelaku utama berinisial R, yang berada di Kamboja, diketahui menghubungi korban langsung melalui sambungan telepon.

BACA JUGA:  Realisasi Serapan Anggaran Belanja Kepri 2020 Capai 92,34%

“R membujuk korban agar mau bekerja sebagai operator situs judi online. Setelah setuju, R mengatur seluruh rencana perjalanan dari Medan ke Batam, hingga transit di Tanjungpinang sebelum akhirnya menuju Kamboja,” kata Imam.

Imam mengungkapkan bahwa rekrutmen ini melibatkan pihak lain yang berinisial A, yang diduga berperan sebagai penghubung lokal di Tanjungpinang. Kasus ini kini tengah ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tanjungpinang, dan gelar perkara dijadwalkan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:  Sosialisasikan Penjualan dan Pembelian MGCR Pakai PeduliLindungi, Riany : Ini Lebih Terkontrol

Saat ini, korban tengah berada di rumah perlindungan milik BP3MI Kepri untuk mendapatkan pendampingan.

Modus Penipuan Berkedok Pekerjaan

Modus penipuan dengan menawarkan pekerjaan bergaji besar di luar negeri terus menjadi alat bujuk rayu yang efektif bagi jaringan pengiriman ilegal pekerja migran. Dalam kasus ini, MZ hampir diberangkatkan melalui rute Bandara Kualanamu di Medan, ke Bandara Hang Nadim di Batam, kemudian melalui pelabuhan laut menuju Malaysia sebagai titik transit terakhir sebelum masuk ke Phnom Penh, Kamboja.

Imbauan Pemerintah

BACA JUGA:  Pulau Penyengat Juara 1 ADWI 2023 Kategori Wisata Rintisan

Menanggapi kasus ini, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengingatkan masyarakat untuk menolak segala bentuk tawaran kerja di luar negeri yang tidak melalui jalur resmi, terutama jika berkaitan dengan industri judi daring.

“Tawaran gaji besar sering kali digunakan untuk memikat korban. Kurangnya kewaspadaan bisa membuka jalan bagi eksploitasi. Berangkatlah secara legal agar hak-hak pekerja terlindungi,” ujarnya.

Pemerintah terus mengimbau para calon pekerja migran untuk menggunakan jalur resmi dan melaporkan jika menemui tawaran kerja mencurigakan, terutama yang tidak disertai dokumen dan prosedur yang sah.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri
Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:39 WIB

Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32 WIB

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja

Senin, 11 Mei 2026 - 07:09 WIB

MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri

Berita Terbaru