Senin, 18 Januari 2021
log
22 Des 2020
(Bawaslu)
(Bawaslu)

INIKEPRI.COM – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan, mengapresiasi partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2020 meningkat sekitar 10 persen dibanding pilkada sebelumnya.

Menurut Abhan, angka partisipasi pemilih Pilkada Kepri 2020 naik menjadi sekitar 67,8 persen jika dibanding Pilkada Kepri 2015 sekitar 57 persen.

Sementara, untuk target partisipasi pemilih Pilkada Serentak 2020 secara nasional sebesar 77,5 persen.

“Secara umum di seluruh Indonesia, angka partisipasi pemilih Pilkada 2020 meningkat,” kata Abhan dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/12/2020).

Abhan menegaskan penyebab partisipasi pemilih Pilkada Kepri 2020 masih berada di bawah target nasional, karena kondisi ini dipicu pandemi Covid-19 yang menyebabkan sejumlah pemilih sedikit khawatir.

Namun dari hasil pantauan pihaknya, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 berjalan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti.

Dia tidak menampik jika masih terdapat sejumlah kekurangan pada Pemilu kali ini, seperti pelanggaran administratif hingga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kekurangan merupakan bagian dari penyempurnaan demi perbaikan pelaksanaan Pemilu ke depan,” katanya.

Bawaslu RI juga mengapresiasi seluruh penyelenggara Pemilu yang sudah bekerja keras demi menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, penyelenggara Pemilu di Kepri sangat berintegritas dan menjaga independensi dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020,” tambahnya.

Sebelumnya, Abhan mengatakan ada sejumlah rekomendasi diskualifikasi calon di Pilkada 2020 yang dia keluarkan. Namun menurut dia, sebagian besar dari rekomendasi tersebut tak ditindaklanjuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Abhan mengatakan hal ini terjadi lantaran adanya mekanisme di Peraturan KPU untuk mengkaji kembali rekomendasi Bawaslu.

Ia menuturkan, tak jarang terjadi perbedaan penafsiran antara KPU dan Bawaslu. “Tidak jarang terjadi perbedaan penafsiran sehingga rekomendasi-rekomendasi Bawaslu sebagian besar tidak ditindaklanjuti oleh KPU,” kata Abhan. (ET)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x