INIKEPRI.COM – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi kejahatan narkotika dengan memusnahkan barang bukti sabu seberat dua ton di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/6/2025).
Dalam aksi monumental ini, sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Marthinus Hukom, serta Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.
Pemusnahan narkotika ini merupakan tindak lanjut dari operasi besar yang dilakukan oleh tim gabungan pemberantasan narkoba pada 20 Mei 2025 di perairan Tanjung Balai Karimun. Operasi tersebut melibatkan BNN, Bea Cukai, serta kekuatan penuh dari TNI AL dan Polri yang bersinergi di bawah koordinasi Desk Pemberantasan Narkoba Kemenko Polhukam.
“Ini adalah hasil penggagalan penyelundupan jaringan narkotika internasional terbesar yang pernah ada di Indonesia,” ujar Irjen Marthinus dalam konferensi persnya.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita 67 kardus berisi 2.000 bungkus teh China yang ternyata berisi sabu dengan berat total mencapai 2.115.130 gram. Dari jumlah tersebut, sekitar 2 kilogram disisihkan untuk kebutuhan laboratorium dan analisis lebih lanjut.
Pemusnahan barang bukti dilakukan di dua titik, yakni Alun-alun Engku Putri Center dan PT Desa Air Cargo Batam, mengingat keterbatasan fasilitas dan tingginya volume sabu yang disita.
“Dari kalkulasi kami, penggagalan ini berpotensi mencegah penyalahgunaan narkotika oleh sekitar 8 juta orang serta menyelamatkan potensi kerugian ekonomi masyarakat hingga Rp 5 triliun. Ini bukan sekadar masalah hukum, tetapi menyangkut kesehatan, stabilitas sosial, hingga keamanan nasional,” lanjut Marthinus.
KSAL Laksamana Muhammad Ali menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memerangi penyelundupan dalam segala bentuknya, termasuk narkotika.
“Ini menjadi pengingat bahwa negara hadir dan tidak akan tinggal diam terhadap ancaman narkoba. Instruksi tegas dari Presiden dan Panglima TNI menjadi kompas utama kami dalam setiap langkah pemberantasan ini,” tegas Laksamana Ali.
Dengan dimusnahkannya sabu dalam jumlah fantastis ini, Indonesia menorehkan sejarah baru dalam upaya pemberantasan narkoba—sekaligus menyampaikan pesan keras kepada para pelaku jaringan internasional bahwa tidak ada ruang bagi narkoba di Tanah Air.
Penulis : RP
Editor : IZ

















