INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam terus melakukan berbagai pembenahan tata ruang kota demi mempercantik wajah Batam sebagai destinasi wisata dan investasi. Sejumlah langkah konkret sudah dan terus dilakukan, mulai dari penertiban reklame ilegal, penataan ulang median jalan, hingga penghijauan kawasan yang selama ini tampak gersang.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa penataan kota yang dilakukan merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mewujudkan Batam sebagai kota yang bersih, modern, dan maju. Langkah ini sejalan dengan visi Amsakar Achmad–Li Claudia Chandra untuk menjadikan Batam sebagai pusat investasi dan pariwisata terdepan di Asia Tenggara.
“Penataan ini bagian dari upaya kita menjadikan Batam lebih menarik, bersih, dan modern. Tidak hanya untuk masyarakat, tapi juga bagi wisatawan dan investor yang datang,” ujar Amsakar dalam kegiatan Public Speaking Class dan peluncuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi anggota HPI Batam di Gedung Lembaga Adat Melayu, Selasa (17/6/2025).
Salah satu pembenahan yang sudah dilakukan adalah penertiban reklame ilegal. Sejak 27 Mei hingga 17 Juni 2025, Pemko dan BP Batam telah membongkar 273 dari total 681 titik reklame yang dinilai tak sesuai ketentuan.
Sebagai gantinya, Pemko akan memanfaatkan media promosi digital seperti videotron. Media ini dinilai lebih modern dan tidak mengganggu estetika kota. Nantinya, penempatan videotron akan dilakukan melalui tender terbuka untuk menjaga transparansi.
“Kita ingin kota ini tampil lebih tertata dan berkelas. Videotron akan jadi wajah baru promosi kota,” ucap Amsakar.
Selain soal reklame, fokus pembenahan juga menyasar penataan median jalan. Median yang selama ini terlihat gersang akan dihijaukan kembali dengan tanaman bunga. Pemerintah juga akan mengecat ulang median agar tampak lebih bersih dan rapi.
Jalur utama dari Bandara Hang Nadim menuju pusat kota menjadi salah satu prioritas. Pohon dan tanaman bunga akan ditanam di sepanjang jalur ini untuk memberikan kesan pertama yang baik bagi setiap pendatang.
“Beberapa titik saat ini masih gersang. Kita akan hijaukan kembali. Kota ini harus nyaman untuk semua,” tambahnya.
Amsakar menegaskan, wajah kota yang tertata rapi dan asri akan meningkatkan daya tarik Batam, baik di mata wisatawan maupun investor. Ia berharap, dengan pembenahan yang berkelanjutan, Batam mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.
“Semua ini kita lakukan agar Batam bisa bersaing dengan kota-kota besar lainnya. Investasi dan pariwisata hanya akan tumbuh jika kita serius membenahi kota,” tutupnya.
Penulis : RP
Editor : IZ

















