INIKEPRI.COM – Romansa dan kemewahan menyatu di Atrium One Mall Batam, Sabtu (21/06/2025), saat gelaran Fantasy Wedding Expo 2025 resmi dibuka. Pameran yang diselenggarakan oleh PT Zapin Indo Yaman ini mengubah pusat perbelanjaan menjadi surganya calon pengantin. Hadir sebagai panggung bagi pelaku industri pernikahan, acara ini menjadi magnet bagi masyarakat Batam dan sekitarnya yang tengah merancang hari bahagia mereka.
Dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri, Tengku Afrizal Dahlan, expo ini akan berlangsung selama 10 hari—dari 20 hingga 29 Juni 2025. Puluhan vendor ternama dari berbagai lini industri hadir untuk memamerkan produk dan layanan terbaik, mulai dari wedding organizer, make-up artist (MUA), dekorasi pelaminan, venue pernikahan, katering, hingga estetika dan klinik kecantikan.
Dalam sambutannya, Direktur PT Zapin Indo Yaman, Wan El Kenz, menyampaikan bahwa expo ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi merupakan bagian dari upaya besar untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif di Kepulauan Riau, terutama pada sektor jasa pernikahan yang terus tumbuh dan menjanjikan.
“Acara ini hadir untuk mempermudah calon pengantin dalam mewujudkan pesta sesuai impian mereka. Kita ingin calon mempelai tidak lagi bingung mencari vendor—cukup datang ke sini, semua tersedia. Tapi ini baru permulaan,” kata Kenz.
Lebih jauh, Wan El Kenz mengungkapkan visi jangka panjangnya: membangun sebuah platform digital berbasis teknologi yang akan mengintegrasikan semua kebutuhan pernikahan dalam satu tempat. Platform ini dirancang sebagai solusi praktis dan efisien bagi pasangan muda yang ingin merencanakan pernikahan tanpa harus menghabiskan banyak waktu dan energi mencari vendor satu per satu.
“Ke depan, kami ingin menghadirkan sebuah ekosistem digital pernikahan—sebuah aplikasi atau marketplace yang memungkinkan calon pengantin mencari, membandingkan, hingga melakukan pemesanan vendor secara langsung. Semua cukup lewat genggaman tangan,” jelasnya.
Kenz menegaskan, langkah ini akan menjadi pendorong besar untuk pelaku UMKM dan vendor lokal agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus membuka peluang kerja sama dan pertumbuhan ekonomi kreatif digital di Batam dan sekitarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kepri, Tengku Afrizal Dahlan, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan seperti Fantasy Wedding Expo 2025 adalah awal dari transformasi nyata dalam mendorong industri kreatif daerah untuk lebih kompetitif.
“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh. Ekspo ini tidak hanya membantu masyarakat, tapi juga membuka ruang kolaborasi dan inovasi lintas sektor. Harapannya, industri pernikahan dan ekonomi kreatif di Kepri bisa terus berkembang,” ungkap Afrizal.
Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh daerah dan stakeholder penting, seperti Kadis Pariwisata Kota Batam Ardi Winata, Direksi One Mall Batam, Ketua KNPI Kepri Dewi Socowati, serta Anggota DPRD Kota Batam Taufik “Ace” Muntasir Kehadiran mereka mempertegas sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Lebih dari 30 vendor turut meramaikan expo ini, antara lain: Essy Wedding Organizer, Khanza Pelaminan, Egy Pelaminan, Ella Rias Pengantin, FCC Sriwijaya Catering, Grand Tama, Orchard Park, Pena Hall, Nava Catering, TS Dessert Castle, hingga Abah Kardi “Juaranya Nasi Liwet” yang menyajikan hidangan khas nan otentik.
Tidak hanya vendor besar, sejumlah pelaku UMKM dan klinik kecantikan lokal juga mendapat tempat, seperti Dr’s Clinic, Ilucent Aesthetic, Dermalove, The Emdee, Byutie Bar, dan lainnya—menjadikan expo ini sebagai miniatur lengkap dunia pernikahan modern.
Fantasy Wedding Expo 2025 hadir sebagai lebih dari sekadar pameran. Ia adalah bentuk nyata semangat kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Dengan rencana ke depan menghadirkan platform digital pernikahan terintegrasi, PT Zapin Indo Yaman berkomitmen untuk menjadi penghubung utama antara mimpi dan realita dalam perjalanan cinta para pasangan muda di Kepri.
Penulis : IZ

















