INIKEPRI.COM – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi di jajaran perwira menengahnya. Salah satu perwira yang mendapat penugasan baru adalah AKBP Andri Kurniawan, yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pangandaran, Jawa Barat.
Pengangkatan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dikeluarkan dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja di tubuh Polri.
Rekam Jejak Panjang di Dunia Reserse
AKBP Andri Kurniawan bukanlah nama baru di jajaran reserse. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 ini telah banyak menorehkan prestasi di sejumlah wilayah strategis.
Sebelum menjabat sebagai Kapolres Pangandaran, Andri mengemban berbagai posisi penting di bidang reserse, antara lain sebagai Kasat Reskrim Polres Bintan, Polresta Tanjungpinang, hingga Polresta Barelang (Batam).
Selama bertugas di Batam, Andri dikenal sebagai sosok yang tegas dan berdedikasi tinggi. Ia bahkan mendapat julukan “Macan Barelang” berkat ketekunannya dalam mengungkap kasus-kasus besar.
Ungkap Kasus Besar di Batam
Salah satu kasus menonjol yang ditanganinya adalah pengungkapan pembunuhan warga keturunan Tionghoa, Qui Hong, di Batam pada Juni 2021. Berbekal hasil visum dan analisa mendalam, Andri dan tim berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Tidak hanya itu, selama masa jabatannya di Barelang, ia turut menangani sejumlah kasus pencurian dengan kekerasan (curas), curat, hingga pengungkapan sindikat pemalsuan hasil tes PCR di masa pandemi COVID-19.
Salah satu pengungkapan terbesar adalah penggagalan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 38 kilogram dari Malaysia ke Batam. Berkat operasi tersebut, ia dianugerahi Pin Emas Kapolri—penghargaan tertinggi di lingkungan Polri—oleh dua Kapolri berbeda, yakni Jenderal Tito Karnavian dan Jenderal Idham Azis.
Komitmen terhadap Perlindungan Anak
Selama bertugas di Polresta Barelang, Andri juga memperlihatkan komitmennya terhadap perlindungan anak. Satreskrim yang dipimpinnya menerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) atas keberhasilan mengungkap sejumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak.
Penghargaan serupa juga diberikan oleh Komnas Perlindungan Anak serta Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk apresiasi terhadap keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani isu perlindungan anak.
Melanjutkan Karier di Ibu Kota
Setelah masa tugasnya di Batam, Andri melanjutkan kariernya di Polda Metro Jaya. Ia menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan kemudian Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.
Di Jakarta, ia kembali membuktikan kapasitasnya dengan menangani berbagai kasus besar, termasuk kasus yang melibatkan musisi senior Fariz Rustam Munaf dalam dugaan penyalahgunaan narkotika.
Akademisi Berprestasi
Tak hanya aktif di lapangan, AKBP Andri Kurniawan juga menorehkan prestasi akademis. Ia berhasil menyelesaikan studi doktoral dan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum Pidana dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada Januari 2023.
Gelar tersebut memperkuat posisi Andri sebagai salah satu perwira menengah yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memahami teori dan praktik hukum secara mendalam.
Harapan untuk Pangandaran
Dengan portofolio yang kuat dan keahlian ganda akademis-lapangan, AKBP Andri Kurniawan diharapkan dapat menguatkan profesionalisme, kecepatan respons, dan perlindungan hukum di wilayah Pangandaran—memenuhi harapan institusional dan publik serta melanjutkan reputasi “Macan Barelang”.
Penulis : IZ

















