Kesejahteraan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Amsakar Sampaikan Perubahan APBD 2025

- Admin

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam beserta Nota Keuangan Tahun Anggaran 2025  dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Senin (30/6/2025).

Ranperda tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Penyampaian dilakukan lebih cepat dari batas waktu yang diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, yakni paling lambat minggu pertama Juli.

Baca Juga :  Sambut 1447 H, Aweng Kurniawan: Mari Bangun Batam dengan Kerja Nyata

“Langkah ini mencerminkan komitmen serius Pemko Batam untuk mempercepat proses pembangunan dan memastikan pelayanan publik berjalan maksimal,” kata Amsakar dalam sambutannya di hadapan anggota dewan.

Dalam  perubahan APBD tersebut, pendapatan daerah Batam ditargetkan naik dari Rp3,96 triliun menjadi Rp4,27 triliun atau tumbuh 7,94 persen. Kenaikan ini terutama didorong oleh meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melonjak 11,04 persen menjadi Rp2,36 triliun.

Pajak daerah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mencapai Rp1,95 triliun, naik 12,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini berasal dari optimalisasi sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pajak makanan, hiburan, dan listrik.

Baca Juga :  Kejutan! Duet Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra Mungkin Terwujud di Pilwako Batam 2024

Sementara retribusi daerah tumbuh 7,18 persen menjadi Rp243,3 miliar, didorong oleh sektor persampahan, parkir, tempat rekreasi, dan retribusi tenaga kerja asing. Namun, pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan turun 13,81 persen akibat penurunan dividen Bank Riau Kepri Syariah dan berkurangnya kepemilikan saham.

Selain PAD, pendapatan transfer juga naik 3,76 persen menjadi Rp1,90 triliun. Kenaikan terbesar datang dari transfer antar daerah, yang meningkat 35,24 persen berkat penyesuaian bagi hasil pajak dari Pemerintah Provinsi Kepri. Pos lain-lain pendapatan sah turut menyumbang Rp10,58 miliar dari pengembalian dana hibah Pilkada dan hibah parpol.

Baca Juga :  Aweng Kurniawan dan Malam yang Menyulam Tradisi

Belanja daerah pun mengalami kenaikan 8,19 persen, dari Rp4,07 triliun menjadi Rp4,41 triliun. Kenaikan belanja diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Belanja operasi mendominasi dengan nilai Rp3,48 triliun, termasuk belanja pegawai yang naik 5,62 persen karena rekrutmen CPNS dan PPPK. Belanja barang dan jasa turut meningkat untuk mendukung operasional Trans Batam, layanan persampahan, hingga pelatihan tenaga kerja.

Belanja subsidi melonjak 312 persen untuk program operasi pasar dan subsidi bunga UMKM. Sementara bantuan sosial untuk lansia dan warga rentan lainnya naik drastis hingga 243 persen. Pemko juga mengalokasikan hibah ke instansi pusat untuk pengadaan blanko KTP.

Di sisi lain, belanja modal naik 25,7 persen menjadi Rp909,33 miliar. Anggaran ini diarahkan untuk pembangunan sekolah, tempat ibadah, infrastruktur pengendalian banjir, pengadaan alat berat, serta insinerator pengelolaan sampah.

Sebaliknya, belanja tidak terduga turun hampir 80 persen karena pergeseran anggaran ke sektor prioritas seperti infrastruktur dan layanan dasar.

Wali Kota Amsakar menjelaskan enam fokus utama dalam perubahan APBD 2025. Prioritasnya meliputi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja, memperbaiki infrastruktur seperti jalan, banjir, dan sampah, serta memenuhi belanja wajib sesuai aturan. Anggaran juga diarahkan untuk mendukung operasional SKPD, pengadaan blanko KTP, dan membantu instansi vertikal seperti polisi dan kejaksaan.

Baca Juga :  Amsakar dan Aweng Pantau Evakuasi Korban di Lokasi Longsor Tiban Koperasi

Dari sisi pembiayaan, penerimaan daerah naik 16,99 persen menjadi Rp134,53 miliar. Dana ini bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya dan akan digunakan untuk menutup defisit anggaran.

“Ranperda ini disusun berdasarkan perubahan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah kami sepakati bersama DPRD pada 18 Juni lalu,” ujar Amsakar.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB