Subsidi Salah Sasaran? Gas Melon Langka, Kedai Kopi Malah Gampang Dapat

- Publisher

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Suasana di Kecamatan Belakang Padang, Batam, kian memanas. Bukan karena cuaca, tapi karena kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram bersubsidi yang kini menjadi barang rebutan.

Warga kecil, khususnya ibu rumah tangga, mulai angkat suara. Mereka merasa dikalahkan oleh pelaku usaha kuliner yang tak seharusnya menggunakan gas melon bersubsidi. Ironisnya, di tengah kesulitan warga mencari gas untuk kebutuhan dapur, sejumlah kedai kopi dan kafe justru tetap beroperasi lancar dengan LPG subsidi di dapur mereka.

“Dalam beberapa hari ini susah sekali cari gas. Di pangkalan, baru beberapa jam datang, langsung habis. Tapi kedai kopi tetap buka, tetap masak,” keluh Nian, seorang ibu rumah tangga, Jumat (4/7/2025).

BACA JUGA:  Program Prioritas ASLI Lahir dari Harapan Masyarakat Batam

Padahal, berdasarkan regulasi yang berlaku, LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro. Namun di lapangan, kondisi justru jauh dari ideal. Warga menyebut banyak usaha nonmikro seperti kafe dan rumah makan besar yang leluasa menggunakan LPG bersubsidi.

Subsidi Salah Sasaran, Pengawasan Lemah

Fenomena ini menuai kekecewaan mendalam dari masyarakat. Mereka menilai lemahnya pengawasan dari instansi terkait membuat pelanggaran ini terus terjadi, bahkan terkesan dibiarkan.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Sambut Baik Kepengurusan Baru KADIN, Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026

“Peraturannya sudah jelas, tapi tak ditegakkan. Kami yang seharusnya jadi prioritas, malah kesulitan. Sedangkan yang tidak berhak, justru menikmati dengan bebas,” ujar seorang warga lainnya.

Masyarakat pun mendesak agar Pertamina, aparat kecamatan, dan dinas teknis lainnya segera melakukan sidak, razia, serta pendataan ulang terhadap penggunaan gas melon di wilayah tersebut.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, rakyat kecil makin tercekik. Subsidi itu untuk membantu, bukan untuk dimanfaatkan pelaku usaha besar demi cuan,” tegas seorang tokoh warga dengan nada kecewa.

BACA JUGA:  Kadisbudpar Pastikan Event Sport Tourism Terapkan Protokol Kesehatan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons dari pihak Pertamina maupun aparat terkait mengenai maraknya dugaan penyalahgunaan LPG subsidi oleh pelaku usaha kedai kopi dan restoran besar di Belakang Padang.

Permasalahan LPG 3 kg bukan sekadar soal distribusi, tapi menyangkut keadilan sosial. Jika pengawasan terus lemah, bukan tidak mungkin subsidi yang dibayar dari uang rakyat ini akan terus dinikmati oleh mereka yang tak layak. Pemerintah perlu segera bertindak sebelum krisis ini membesar.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Li Claudia Tanam Pohon, DAS Baloi Indah Disiapkan Jadi Taman Kota
SiTaskin Pesisir Diluncurkan di Batam, BP Taskin Fokus Entaskan Kemiskinan di Galang
Patroli Gabungan Tertibkan Parkir di Jembatan Barelang
Amsakar Perkuat Peran RT, RW dan LPM Sebagai Jembatan Informasi Pemerintah ke Masyarakat
TP-PKK Batam Salurkan 30 Kursi Roda, Erlita Amsakar Tegaskan Komitmen pada Kelompok Disabilitas
Tingkatkan Keandalan Listrik di Senjulung, PLN Batam Percepat Pembangunan Gardu Baru Dalam Upaya Pengamanan Peningkatan Beban
Ramai Sorotan Anggaran Sopir Rp44,3 Miliar, Pemko Batam: Diprioritaskan untuk Pelayanan Publik
Pengurus KBKK Batam Dikukuhkan, Amsakar Minta Pengurus Jaga Soliditas dan Perkuat Kontribusi bagi Daerah

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:21 WIB

Li Claudia Tanam Pohon, DAS Baloi Indah Disiapkan Jadi Taman Kota

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:24 WIB

SiTaskin Pesisir Diluncurkan di Batam, BP Taskin Fokus Entaskan Kemiskinan di Galang

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:49 WIB

Patroli Gabungan Tertibkan Parkir di Jembatan Barelang

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:19 WIB

Amsakar Perkuat Peran RT, RW dan LPM Sebagai Jembatan Informasi Pemerintah ke Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:13 WIB

TP-PKK Batam Salurkan 30 Kursi Roda, Erlita Amsakar Tegaskan Komitmen pada Kelompok Disabilitas

Berita Terbaru