Waspadai Penipuan, Warga Diimbau Abaikan Permintaan Data Pribadi Melalui Telepon

- Publisher

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto mengimbau, masyarakat Tanjungpinang untuk berhati-hati terhadap dugaan upaya penipuan dari oknum yang mengatasnamakan petugas Disduk Capil Kota Tanjungpinang.

Beberapa hari terakhir, sejumlah warga melaporkan adanya permintaan data pribadi dan menyampaikannya melalui panggilang telepon atau aplikasi whatsapp.

“Sejak sepekan lalu, kita sudah menyampaikan informasi mengenai adanya dugaan tindak penipuan yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan petugas Disdukcapil ini. Namun masih banyak warga yang bertanya, dan mengadukan permasalahan ini. Untuk itu kembali kami tegaskan bahwa Disduk tidak pernah melakukan komunikasi melalui saluran telepon, atau whatsapp untuk layanan kependudukan,” kata Teguh, Selasa (8/7).

BACA JUGA:  Hati-hati! Lelang Kendaraan Catut Nomor dan Foto Wakapolresta Barelang

Mengenai terjadinya dugaan tindak penipuan tersebut, Diskominfo tengah melakukan koordinasi ke jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang. Sebab oknum yang mengaku dan mengatasnamakan petugas Disduk dan Capil mengetahui secara pasti nomor telepon, dan nomor KK warga. Menurut Teguh, seharusnya data tersebut merupakan data pribadi yang rentan untuk disalahgunakan.

BACA JUGA:  KBRI Phnom Penh Selamatkan 34 WNI Korban Penipuan di Kamboja

Teguh memastikan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tidak pernah melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui saluran telepon atau saluran komunikasi lainnya. Pembuatan dan perekaman IKD, lanjutnya, hanya dilaksanakan di kantor Disduk dan Capil atau kecamatan setempat dengan didampingi oleh petugas.

“Ada beberapa faktor penyebab bocornya data pribadi warga yang coba disalahgunakan oleh oknum. Bisa disebabkan oleh serangan phising, dimana penyerang mengaku seolah-olah petugas resmi. Bisa juga disebabkan oleh kelemahan sistem keamanan. Kita tengah melakukan upaya pencegahan, termasuk menelusuri kemungkinan ancaman dari internal. Kami minta warga mengabaikan berbagai bentuk atau upaya penyalahgunaan data pribadi melalui saluran komunikasi. Sebab bukan seperti itu sistem kerja yang dibangun dinas terkait,” imbau Teguh.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru