Amsakar–Li Claudia Apresiasi Kader Posyandu: Garda Terdepan Perangi Stunting Menuju Generasi Emas 2045

- Publisher

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, dan Ketua TP PKK  sekaligus Pembina Posyandu Kota Batam, Hj. Erlita Sari Amsakar menyerahkan insentif secara simbolis kepada 703 kader dari Kecamatan Sekupang dan Lubukbaja. Acara berlangsung di Atrium Nagoya City Walk, Rabu (15/7/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, dan Ketua TP PKK sekaligus Pembina Posyandu Kota Batam, Hj. Erlita Sari Amsakar menyerahkan insentif secara simbolis kepada 703 kader dari Kecamatan Sekupang dan Lubukbaja. Acara berlangsung di Atrium Nagoya City Walk, Rabu (15/7/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemko Batam terus mendorong lahirnya generasi emas 2045 melalui peningkatan kualitas SDM. Salah satu langkahnya, dengan memberdayakan kader posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan masyarakat.

Sebanyak 4.097 kader dari 567 posyandu se-Kota Batam menerima insentif Rp400 ribu per bulan. Setelah Sekupang dan Lubukbaja, penyaluran insentif akan dilanjutkan ke empat kecamatan lainnya.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, dan Ketua TP PKK  sekaligus Pembina Posyandu Kota Batam, Hj. Erlita Sari Amsakar menyerahkan insentif secara simbolis kepada 703 kader dari Kecamatan Sekupang dan Lubukbaja. Acara berlangsung di Atrium Nagoya City Walk, Rabu (15/7/2025).

Dalam sambutannya, Amsakar memberikan apresiasi atas dedikasi para kader yang telah bekerja secara sukarela membantu pemerintah sebagai garda terdepan dalam menekan angka stunting, kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan keluarga.

BACA JUGA:  Pemko Batam Siapkan Tiga Lokasi Salat Idulfitri, Wali Kota Amsakar Dijadwalkan Hadir di Dataran Engku Putri

“Ibu-ibu kader ini yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Mereka rutin memantau balita, memberi edukasi ke ibu hamil, dan memastikan anak tumbuh sehat,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, peran kader sangat vital dalam menghadapi tantangan masa depan. Terutama dalam menyambut bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia menjelang 2045.

“Bonus demografi bisa jadi peluang emas jika dikelola dengan baik. Tapi bisa juga jadi bumerang bila kita lalai. Karena itu, saya sangat menghargai peran kader posyandu yang telah membantu mencetak generasi tangguh dan sehat sejak dini,” ucapnya.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Akan Disematkan Gelar Adat Melayu Kepri, Prosesi Digelar di Istana Besar Madani

Lebih jauh, Amsakar mengajak para kader untuk terus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Menurutnya, isu stunting saat ini bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama.

“Stunting adalah amanah nasional, dari presiden hingga ke tingkat RT. Kita harus bergerak bersama. Saya ingin Batam jadi contoh penanganan stunting yang nyata dan berkelanjutan,”  tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga berpesan agar para kader tetap menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan.

“Jangan sibuk mencari kesalahan, tapi perkuat barisan. Kader harus punya semangat juang yang tinggi, karena dari tangan-tangan ibu semua, masa depan Batam sedang dibentuk,” katanya.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Apresiasi Langkah Wali Kota Amsakar Susun Regulasi Kependudukan untuk Tekan Pengangguran di Batam

Tak hanya menjalankan peran di posyandu, Amsakar juga menekankan pentingnya peran kader dalam mendampingi keluarga secara emosional dan sosial.

“Didik anak-anak dengan kasih sayang dan kepedulian. Mereka adalah pemimpin masa depan, dan kita semua punya tanggung jawab membentuk karakter mereka sejak dini,” pesan Amsakar.

Selain sektor kesehatan, kader juga dilibatkan dalam menyampaikan laporan soal kondisi lingkungan. Wakil Wali Kota Li Claudia menyebut, para kader melaporkan 269 titik banjir di Batam yang perlu penanganan.

“Mereka membantu menyampaikan kondisi nyata di lapangan, mulai dari air bersih, drainase, hingga penerangan jalan,” ujar Claudia.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Muskot Akuatik Batam 2026: Donal Frans P Nahkoda Baru, Fokus pada Pembinaan dan Prestasi
BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku
Warga Tiban Terkesan, Iman Sutiawan Datang Terobos Hujan Deras Demi Cari Solusi Banjir
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Amsakar Siapkan 64 Titik Jadi Mesin Baru Ekonomi Batam
SMPN 34 Batam Menggema di Panggung Dunia, Marching Band Gita Pratama Gemilang Sabet Juara 1 Internasional
Cuaca Batam: Minggu 17 Mei 2026! Tanpa Hujan, Tapi Awan Tebal Menutup Langit dari Pagi hingga Malam
Pemko Batam Pastikan Pembangunan Sarpras Kodaeral IV Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
Pemko Batam Bayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 6.000 Nelayan, Amsakar-Li Claudia Perkuat Jaminan Sosial Pesisir

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:35 WIB

Muskot Akuatik Batam 2026: Donal Frans P Nahkoda Baru, Fokus pada Pembinaan dan Prestasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:04 WIB

BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:12 WIB

Warga Tiban Terkesan, Iman Sutiawan Datang Terobos Hujan Deras Demi Cari Solusi Banjir

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:50 WIB

SMPN 34 Batam Menggema di Panggung Dunia, Marching Band Gita Pratama Gemilang Sabet Juara 1 Internasional

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:34 WIB

Cuaca Batam: Minggu 17 Mei 2026! Tanpa Hujan, Tapi Awan Tebal Menutup Langit dari Pagi hingga Malam

Berita Terbaru